Ilustrasi - polisi menangkap pencopet.
Sempat terjadi keributan. Pencopet juga sempat diamuk massa. Akibatnya arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat macet.
Namun belum sampai babak belur, pelaku lebih dulu diamankan polisi yang langsung menggiringnya ke Mapolresta Solo.
"Kalau mau bertanya (kepada pelaku) silakan, tapi jangan nggebuki," ujar salah satu anggota Polresta Solo, Haryono, yang ikut mengamankan pelaku.
Polisi menyita kartu identitas pelaku. Saat diperiksa, ada perbedaan informasi di KTP dan SIM A pelaku. Di KTP, pelaku beralamat di Ngadirejo, Ampel, Boyolali. Di kolom pekerjaan ditulis PNS.
Namun di SIM A, pelaku beralamat di Jl. Diponegoro 82 RT 07/09, Sidorejo, Salatiga. Di kolom pekerjaan ditulis swasta.
Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berita Terkait
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Ahmad Luthfi Gandeng KPK Benahi Tata Kelola Tambang dari Hulu ke Hilir
-
Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
-
Lawan Krisis Iklim, Pemuda Lereng Merapi Boyolali Sulap Peternakan Domba Jadi Nol Limbah
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial