SuaraBanten.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang mengungkapkan 3.200 pemilih untuk Pilkada Serang 2020 belum melakukan perekaman data.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Serang, Jajang Kusmara sebagaimana dilansir dari Bantenhits.com --jaringan Suara.com.
Dukcapil Kabupaten Serang saat ini menyiapkan surat keterangan (Suket) untuk peserta pemilih di Pilkada Kabupaten Serang yang akan digelar pada 9 Desember 2020.
Suket tersebut akan dikeluarkan jika menjelang hari H ada warga yang sudah perekaman, hanya saja KTP-nya belum bisa dicetak.
“Kalau lihat progresnya sih alhamdulillah sudah lebih, cuma ada orang-orang yang istilahnya rentan dan mereka posisinya sedang tidak berada di domisilinya," kata Jajang Kusmara.
"Jadi dia warga Kabupaten Serang usianya sudah 17 tapi masih mondok di tempat lain, itu yang tidak terekam,” tambahnya.
Demi mempercepat perekaman KTP pemilih, Dukcapil Kabupaten Serang disebut Jajang Sukmara tengah mengebut prosesnya, termasuk di hari libur Sabtu dan Minggu.
Terkait Suket, Jajang menjelaskan, bahwa Suket hanya akan dikeluarkan jika menjelang hari H ada PRR (print ready record) atau yang bersangkutan sudah merekan tetapi KTP elektroniknya belum bisa dicetak.
“Itu banyak kemungkinan, diantaranya dia direkam misalnya hari ini, tetapi konsolidasi di sistemnya belum muncul, belum jadi PRR. Jadi hanya itu, karena sebenarnya tidak boleh mengeluarkan suket, soalnya blangko KTP ELnya tersedia,” tuturnya.
Baca Juga: Pilkada Medan di Tengah Pandemi, KPU Jemput Bola Ambil Suara Pasien Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang