SuaraBanten.id - Elvy Sukaesih menjadi salah satu yang pernah merasakan sakitnya virus corona atau Covid-19. Pedangdut 69 tahun ini berbagi informasi soal gejala yang harus diwaspadai seseorang.
Elvy Sukaesih menuturkan, salah satu gejala adalah ketidakmampuan mencium aroma atau mengecap rasa. Jika ini terjadi, maka disarankan melakukan pemeriksaan.
"Sudah tidak mencium bau sabun, parfum atau apa segala macam. Itu ciri-ciri dia (Covid-19)," kata Elvy Sukaesih, saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (19/11/2020).
Sebab dari situ pula pelantun "Kereta Malam" ini merasakan gejala virus corona.
"Aku bilang, kok Umi nggak ngerasain (bau). Kata anakku mungkin flu. Tapi habis itu kalau makan terasa pahit," jelas Elvy Sukaesih.
Gejala itu dilanjutkan dengan kondisi tubuhnya yang berangsur lemas hingga perasaan mual.
"Ulu hati enek gitu, wah saya bilang ini kayaknya tipes. Belum lagi tiap magrib saya menggigil, langsung habis itu check up ke dokter," papar Elvy Sukaesih.
Elvy Sukaesih awalnya mengira penyakitnya tifus. Tapi hasil pemeriksaan mengarah ke virus corona.
"Dari situ saya langsung periksa darah, infus segala macam karena saya sudah mulai lemas. Tapi ternyata tifusnya nggak ada, justru ke makhluk kecil itu (Covid-19)," jelas si Ratu Dangdut ini.
Baca Juga: Janji Rizieq Shihab: Tidak Akan Gelar Kegiatan yang Membuat Kerumunan
Setelah tahu gejala Covid-19, Elvy Sukaesih melakukan swab dan hasilnya positif. Ia pun dirawat 20 hari di rumah sakit.
Namun selain virus corona yang mengkhawatirkan, Elvy Sukaesih juga mengalami pengentalan darah.
"Jadi begitu tusuk sini nggak bisa, tusuk situ nggak bisa. Aduh baru dapat (Covid-19) sudah langsung kentel darah," kata penyanyi asal Sumedang itu.
Elvy Sukaesih nyaris berpikiran yang macam-macam. Tapi untungnya ia cepat sadar dan terus memanjatkan doa hingga akhirnya bisa sembuh.
"Kalau orang dulu kan mitosnya, nggak terima jarum biasanya tanda-tanda itu (meninggal). Tapi jangan, kita serahkan semuanya sama Allah. Alhamdulillah dikasih sehat lagi," tutur Elvy Sukaesih.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi