"Karena saya cukup Deket hari-hari ini sering beli bakso ngopi dan segala macem. Yang jadi kecurigaan itu dia mau nikah dan mau jualan di Cianjur bersama istrinya," beber Dicky.
Diduga Dibunuh
Polisi menduga mayat pria berinisial D yang ditemukan terkubur dalam lantai rumah kontrakan merupakan korban pembunuhan. Dugaan menguat setelah polisi menemukan adanya luka di tubuh korban.
Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengatakan, jasad D hingga saat ini masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Hingga saat ini, hasil autopsi terhadap D belum keluar.
Merujuk pada informasi dari petugas yang melalsanakan evakuasi, ditemukan luka memar pada bagian dada D. Tak hanya itu, bagian gigi mayat D juga dilaporkan rontok.
"Dari petugas yang melaksanakan evakuasi menemukan ada tanda-tanda kekerasan di antaranya ditemukan di bagian dada, memar kemudian ada juga di bagian gigi rontok," ungkap Azis di lokasi kejadian, Kamis (19/11/2020).
Dengan demikian, polisi menduga jika D merupakan korban pembunuhan. Sebab, merujuk pada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan, kematian D sangat tidak wajar.
"Sangat patut diduga, ini jelas tindak pidana karena ada tanda kekerasan dan kematian yang tidak wajar," sambung Azis.
Azis melanjutkan, dari temuan-temuan tersebut, pihaknya akan melakukan pengembangan lebih jauh. Dari hal tersebut, pihaknya yakin bisa melakukan penelusuran terhadap terduga pelaku.
Baca Juga: Dada Memar dan Gigi Rontok, Mayat Pria Terkubur di Kontrakan Diduga Dibunuh
"Sementara temuan seperti ini. Tapi dari temuan ini kemudian akan bisa kami kembangkan lebih jauh. Kami yakini kita bisa telusuri fokus terhadap pelaku," pungkas dia.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Pemuda di Kos Kebon Jeruk: Terbujur Kaku dalam Sleeping Bag, Ada Temuan Kloroform
-
Hasil Visum Mayat Terbungkus di Kos Jakbar Diungkap, Polisi Masih Telusuri Penyebab Kematian
-
Pegawai Rutan Depok Dibayar Rp1 Juta Tiap Bawa Sabu untuk Napi
-
Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas
-
Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa