SuaraBanten.id - Spanduk Habib Rizieq Shihab dirusak kelompok berseragam loreng. Perusak buru-buru mencopot spanduk besar Habib Rizieq itu.
Namun FPI yakin itu bukan dilakukan anggota TNI. Sebab jika dilakukan tentara, itu akan sangat merendahkan TNI.
Video itu dibagian FPI dan viral. Video itu berisi rekaman spanduk Habib Rizieq dirusak oleh sejumlah orang berseragam loreng.
Terlihat segerombolan orang berseragam loreng berusaha merusak dan mencopot spanduk yang berisikan seruan Habib Rizieq Shihab.
Menanggapi video viral tersebut, akun Twitter Dewan Pimpinan Pusat FPI @DPPFPI_ID menyimpulkan beberapa poin.
Dalam kicauan yang dibuat oleh pihak DPP FPI, pihaknya meyakini bahwa pencopotan spanduk Habib Rizieq tersebut bukan dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Oleh sebab itu pihaknya meyakini, bahwa ada upaya adu domba antara TNI dengan FPI yang menurutnya selama ini telah berjalan secara harmonis.
Berikut kata FPI:
Menanggapi Video (katanya) TNI turunkan Spanduk HRS:
Baca Juga: Spanduk Habib Rizieq Dirusak Kelompok Berseragam Loreng
- Kami yakin bukan TNI. Karena kalau mereka TNI, kenapa harus malam dan diam-diam?
- Jika memang resmi dari TNI, kenapa kesannya ketakutan?
- Itu merendahkan TNI, karena itu pekerjaan Satpol PP.
- Upaya adu domba TNI-FPI yang selama ini harmonis
Lebih lanjut pihaknya mengajak agar para simpatisan FPI menjadi warganet yang cerdas dengan tak mudah terpancing atau diadu domba.
Menurutnya, selama ini musuh FPI bukanlah TNI, Polri, dan sejumlah instansi pemerintah, melainkan beberapa oknum yang bersikap tidak adil.
“Masa iya TNI kerjanya malam-malam, diam-diam dan buru-buru gitu takut ketauan orang. Ini mau pancing kita buat musuhin TNI. Ingat ya, musuh FPI itu ketidak-adilan. Bukan Negara, bukan Polri, bukan TNI atau Instansi lain dalam pemerintahan. Be Smart Netizen,” imbuhnya.
Diketahui, video tersebut memperlihatkan sekumpulan orang yang mengenakan seragam loreng sedang mencopot spanduk Imam Besar Habib Rizieq.
Salah satu di antara mereka mencoba memanjat lalu merusak spanduk dan menariknya hingga lepas.
Hingga artikel ini dibuat, tak diketahui lebuh lanjut di mana dan kapan insiden ini terjadi. Namun yang jelas, video ini menimbulkan polemik dan jadi perbincangan hangat oleh masyarakat khususnya para warganet pengguna jejaring media sosial.
Berita Terkait
-
Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
-
Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial