SuaraBanten.id - Awalnya, Jovanka Naila tak pernah berharap hobinya merawat tanaman bisa menjadi usaha. Namun, berasal dari hobi tersebut, kini dara manis asal Cilegon ini memiliki bisnis dengan omzet lumayan
Tidak hanya itu, usaha dengan tajuk Kaktusku tersebut ia bahkan berhasil memberi inspirasi bagi banyak orang bahwa seperti apapun awalnya, usaha adalah sesuatu yang pantas diperjuangkan.
Jova, sapaan akrabnya, nampak tengah mempersiapkan beberapa jenis tanaman yang sudah ditempatkan di pot-pot kecil. Mulai dari kaktus hingga berbagai spesies bunga yang menawan menyambut kami, sebelum si empu menoleh.
Usai sempat berbasa-basi dan berkenalan, Jova mulai berceloteh tentang perjalanannya membangun usahanya itu.
Dari awal ia memang memiliki ketertarikan pada beragam jenis tanaman. Namun, meski suka, ia tak segera menekuni hobinya tersebut.
Barulah, ketika ia mulai kuliah dan tinggal di kos, Jova yang merasa kesepian mencoba merawat aneka indoor plant yang ia tempatkan didalam kamar kosnya.
“Saya itu sering banget share video dan foto tanaman saya ke Instagram. Iseng-iseng aja, dan ternyata followers saya banyak yang suka dan tertarik sama jenis tanaman yang saya bagikan,” ucap Jova, Senin (2/11/2020).
Lama-kelamaan Mahasiswa Jurusan Manajemen di Universitas Muhammadiyah Jakarta ini menyadari, ada potensi bisnis dari hobinya itu.
Pada awal ia merintis usahanya, Jova hanya bermodal uang Rp100 ribu yang ia gunakan untuk membeli 30 buah bibit tanaman.
Baca Juga: Sebut Seks Bebas sebagai Penyebab Covid-19, Pendeta Meninggal Kena Corona
“Waktu awal 2018 itu saya cari-cari dulu tempat yang jual aneka tanaman hijau dalam jumlah banyak. Setelah ketemu distributor dan ngerasa cocok, saya mulai memutuskan berjualan itu di bulan Mei 2018,” katanya.
Untuk sasaran penjualan, ia awalnya menyasar mahasiswa atau anak kos yang suka merawat tanaman tapi terkendala minimnya lahan.
Namun, belakangan semenjak pandemi Covid-19 melanda hingga banyak anak kos yang pulang, perlahan banyak pula ibu rumah tangga yang melirik usahanya.
“Sekarang itu trennya kan ibu-ibu nih ya yang lagi sering merawat tanaman. Akhirnya, gak cuma ke anak muda, saya juga nekanin pemasaran ke ibu-ibu. Jadi bisa dibilang sekarang nyasarnya keluarga secara keseluruhan,” ungkapnya.
Meski dinamakan KaktusKu, nyatanya bisnis yang ditekuninya ini juga menjual aneka jenis tanaman lain, khususnya indoor plant yang memang diperuntukkan didalam ruangan.
Dengan semangat ia menyebut, indoor plant bisa jadi opsi menanam praktis. Selain karena ukurannya yang kecil sehingga tidak menghabiskan ruang, perawatannya juga cukup mudah dan murah.
Berita Terkait
-
Modal Nekat, Pria Ini Sukses Jalani Bisnis Kuliner Hingga Raih Penghargaan
-
Sebut Seks Bebas sebagai Penyebab Covid-19, Pendeta Meninggal Kena Corona
-
Pandemi Covid-19, Peredaran Narkoba di Medan Meningkat
-
Menristek Bambang Brodjonegoro Ungkap Syarat Indonesia Jadi Negara Maju
-
Industri Fintech Ditantang Atasi Pengangguran, Bisa Nggak?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat