Ilustrasi restoran penyaji burger. (Shutterstock)
SuaraBanten.id - Tempat ramai seperti restoran, salon maupun cafe dianggap tempat paling berisiko dalam penyebaran virus corona.
Sebab, banyak orang akan melepas masker, membuka mulut dan berbicara selama makan, meskipun mereka bisa menjaga jarak fisik dengan orang lain.
Di sisi lain, aktivitas di salon biasanya sulit untuk menerapkan jarak fisik antara pelanggan dan pekerja. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran pelanggan yang ingin melakukan perawatan.
Pada situasi ini, Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 di Indonesia pun menjabarkan pelaksanaan protokol kesehatan yang harus dilakukan di tempat keramaian.
Protokol kesehatan di restoran, cafe, warung makan, dan lainnya
- Lanjutkan operasi dengan memprioritaskan layanan take away dan secara bertahap memperkenalkan kembali makan di tempat secara terbatas
- Hindari penyajian makanan secara prasmanan dan layanan salad bar
- Membuat lebih banyak ruang di area makan dan beri jarak 2 meter antar meja
- Pengelola dan karyawan harus memakai masker serta selalu menggunakan sarung tangan saat mengolah dan menyajikan makanan
- Sediakan tisu berbasis alkohol untuk pelanggan dan dispenser sabun tanpa sentuhan langsung di area mencuci
- Sediakan buklet menu dan alat makan sekali pakai. Jangan lupa mencuci alat makan non-sekali pakai dengan sabun yang efektif
- Tandai jarak aman di area yang mungkin terjadi antrian, seperti kasir
- Bersihkan tempat makan secara berkala menggunakan disinfektan
Protokol kesehatan untuk salon dan spa
- Sering mencuci tangan dan membersihkan alat salon yang digunakan
- Wajib memakai masker, face mask dan sarung tangan
- Terapkan praktik pembersihan disinfeksi optimal di fasilitas secara rutin
- Menerapkan protokol kesehatan dan kebijakan ketat pada karyawan serta pelanggan yang sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Akal-akalan Licik Mafia BBM di SPBU: Modifikasi Mobil Boks hingga Pakai Barcode Palsu
-
Ijazah Ditahan 2 Tahun, Wagub Banten: Segera Ambil, Nanti Saya yang Transfer
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Murah Tapi Gak Murahan! 5 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Rp 200 Ribuan untuk Daily Run
-
Update Kecelakaan SDN Sukaratu 5: Polisi Tunggu Gelar Perkara, Pengemudi Tidak Ditahan