SuaraBanten.id - Setelah dinyatakan membaik usai menjalani isolasi secara mandiri di Hotel Trans Cilegon, 25 pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 Kota Cilegon diizinkan pulang ke rumah masing-masing.
“Sejak Jumat (30/10) sebanyak 25 yang berhasil di pulangkan sekarang masih ada 23 rata-rata semua melakukan isolasi mandiri di hotel selama 10 hari, dan kita akan berikan surat pernyataan lepas isolasi atau lepas pemantauan,”kata Penanggung jawab Wisma Isolasi Bersama Covid-19, dr Gunawan. saat dikonfirmasi awak media, Selasa (3/11/2020).
Namun, Gunawan berpesan, meski para pasien sudah diizinkan untuk pulang, mereka akan tetap dalam pengawasan dari petugas.
Langkah itu diambil lantaran tidak menutup kemungkinan setelah dipulangkan mereka kembali terinfeksi Covid-19 bila tidak menerapkan protokol kesehatan.
“Untuk kambuh lagi tergantung kedisiplinan para pasien tidak menutup kemungkinan dapat terinfekksi lagi keluar dari sini, sehingga kita tetep himbau kepada mereka untuk melakukan isolasi mandiri selama 5 hari selalu patuhi protokol kesehatan mereka tida boleh keluar selama lima hari,” ungkapnya, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Salah seorang pasien yang tak mau disebut namanya mengaku senang menjalani karantina lantaran pelayanan yang diberikan menurutnya sangat baik.
"Selama menjalani isolasi mandiri 10 hari setiap pagi kami menjalani kegiatan-kegiatan seperti senam pagi, berjemur peregangan dan masih banyak yang lainnya, sementara untuk pelayanannya sendiri sangat memuaskan makan, minum dan gizi sudah terpenuhi,” ungkap T salah seorang pasien OTG.
Berita Terkait
-
Kemenkes Pastikan Vaksin Covid-19 yang Akan Beredar Sudah Lolos Uji Klinis
-
Produktif Saat Lockdown, Rolls-Royce Gelar Kompetisi Desainer Belia
-
Jatim Jadi Propinsi Kematian Dokter Akibat Covid-19 Tertinggi di Indonesia
-
Profil Melaney Ricardo, Artis yang Sempat Terinfeksi Covid-19
-
Jangan Salah Tahapan, Ini Cara Memakai dan Membuang Masker Bedah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun