SuaraBanten.id - Perahu wisata yang mengangkut 28 penumpang wisatawan terbalik di Bendungan Cikoncang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Tiga orang di kabarkan meninggal akibat peristiwa tersebut.
Belum diketahui para wisatawan itu masuk ke lokasi wisata secara legal atau tidak. Sebab Pemkab Lebak menutup seluruh lokasi wisata di daerahnya dari 28 Oktober hingga 1 November 2020.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/10/2020) sekitar 14.00 WIB. Peristiwa itu bermula saat para wisatawan masuk melalui pintu masuk di Desa Curug Ciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.
"Lalu menetap di warung Ibu Ika di Desa Curug Ciung, lalu naik perahu di wilayah wisata Curug Ciung Pandeglang sekira jam 13.05 WIB memasuki wilayah Katapang sekira jam 13.12 WIB," kata Humas Basarnas Banten Warsito melalui keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2020).
Setelah itu tiba-tiba perahu yang mereka tumpangi menabrak Tanggung yang berada di tengah danau. Akibatnya perahu tersebut terbalik. Setelah terbalik puluhan wisatawan itu berhasil dievakuasi, naas tiga orang nyawanya tak tertolong.
"Jumlah penumpang 28 orang. Penumpang berhasil evakuasi keseluruhan, penumpang yang meninggal tiga orang," ujarnya.
Ketiga korban itu diantaranya F (13) N (12) dan R (20) adalah warga Desa Cikiruh Wetan, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang.
Terkait itu, Kapolsek Cikeusik Iptu Tisna Gunadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun pihaknya belum bisa menjelaskan detail peristiwa itu lantaran anggotanya masih di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Untuk TKP masih simpang-siur antara masuk Lebak dan Pandeglang.
Baca Juga: Kerabat Presiden Jokowi Dibakar, Suami: Saya Minta Pelaku Dihukum Mati!
"Siap Anggota masih di lokasi karena TKP. Masih simpang siur antara masuk Lebak atau Pandeglang," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyatakan menutup seluruh lokasi tujuan wisata saat liburan panjang akhir pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.
Keputusan ini diambil Bupati Iti lantaran guna mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Lebak, Banten.
"Penutupan lokasi tujuan wisata di Kabupaten Lebak mulai tanggal 28 Oktober sampai 1 November 2020," ujarnya Sabtu (24/10/2020).
Sehingga terjadi kerumunan dan berpotensi meningkatnya jumlah kasus Covid-19. Selama ini, kata dia, Pemkab Lebak bekerja keras guna mengendalikan penularan Covid-19 dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Dalam Perda itu termaktub pemberian sanksi denda bagi warga yang melanggar protokol kesehatan sebesar Rp150 ribu dan pelaku usaha Rp 25 juta.
Berita Terkait
-
Saudara Jokowi Mati Dilinggis lalu Dibakar, Eko Dicurigai Tak Sendirian
-
Kerabat Presiden Jokowi Dibakar, Suami: Saya Minta Pelaku Dihukum Mati!
-
Numpang Kencing usai Beli Cutter, Pria Ini Sayat Tangan di WC Minimarket
-
Darah Berceceran di Lantai, Pria Ini Ditemukan Tewas di Toilet Mal Plaza
-
ASN di Sumut Tewas Gantung Diri saat Didatangi 3 Debt Collector
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel