SuaraBanten.id - Ada tiga orang ibu hamil di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang reaktif Covid-19 usai menjalani rapid test di puskesmas setempat.
Kepala Puskesmas Pakuhaji Umi Kulsum menyampaikan, merujuk pada hasil skrining awal menyatakan ketiganya reaktif Covid-19.
Apabila nantinya pada hasil swab ketiganya menunjukkan hasil positif Covid-19, maka pasien harus menjalani perawatan secara khusus di RSUD Banten.
“Karena di puskesmas sini dan di RSUD Kabupaten Tangerang belum memiliki ruangan penanganan khusus untuk ibu hamil. Kalau RSUD Banten memang ada,” katanya, Selasa (29/9/2020).
Tidak hanya wajib menalani isolasi di RSUD Banten, lanjut Umi, para ibu hamil ini akan melakukan persalinan melalui operasi cesar jika terkonfirmasi positif Covid-19.
Kondisi tersebut, menurut dia, hanya bisa dilakukan di RSUD Banten yang memiliki ruang operasi kebidanan khusus ibu hamil.
“Di sana sudah tersedia ruangannya. Jadi, ibu hamil yang terpapar Covid-19 dan membutuhkan persalinan melalui operasi, harus dirujuk ke RSUD Banten,” ujarnya, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Dikonfirmasi terpisah, Humas RSUD Kabupaten Tangerang membenarkan terkait pusat layanan kesehatan di tempat kerjanya belum bisa menangani ibu hamil yang dinyatakan positif Covid-19.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, RSUD Kabupaten Tangerang tidak memiliki ruang operasi khusus untuk penangan kondisi tersebut.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Siap Dukung Data Prioritas Penerima Vaksin Covid-19
“Iya betul, kondisinya seperti itu. Jadi memang harus dirujuk ke RSUD Banten,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Meroket, Pemkot Tangsel Bakal Karantina OTG di Gedung MUI
-
Reaktif Covid-19, 3 Ibu Hamil di Tangerang Harus Operasi Caesar Jika
-
Pihak Manajemen Umumkan Flora JKT48 Positif COVID-19
-
Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Ria Norsan: Ini Ujian Bagi Saya dan Keluarga
-
Kasus Covid-19 Tembus 280.000, Indonesia Bakal Susul Filipina?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang