SuaraBanten.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang saat ini memutuskan untuk menutup sementara kantor Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat usai ditemukannya satu ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Penutupan sementara ini akan berlangsung selama empat hari.
Melansir Bantenhits (jaringan Suara.com), ASN perempuan yang menjabat Kepala Sub Bagian (Kassubag) di Bappeda tersebut dinyatakan positif setelah keluarnya hasil swab test pada Rabu, (24/9/2020).
“Iya, betul. Saya baru dapat konfirmasinya dari Bappeda bahwa ada satu orang ASN dinyatakan positif,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmidzi, Kamis (25/9/2020) kemarin.
ASN tersebut diduga tertular dari anaknya yang juga pegawai di Kantor Pemerintahan Kecamatan Pasar Kemis. Saat ini, pejabat Kassubag di Bappeda tersebut sudah menjalani isolasi di Hotel Yasmin lantaran dinyatakan berstatus orang tanpa gejala (OTG).
“Setelah hasil swabnya dipastikan sudah keluar, yang bersangkutan sudah menjalani isolasi. Kantor Bappeda juga sudah ditutup mulai hari,” ujar Hendra.
Selain di kantor Bappeda, ditemukan pula seorang ASNI yang bekerja di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang positif Covid-19. Kantor dinas terkait saat ini juga tutup sementara.
Meski demikian, Hendra belum bisa memastikan terkait informasi tersebut karena pihaknya baru mendapat laporan dari Bappeda saja saat ini.
“Kalau yang Disperindag, saya belum pasti informasinya. Karena saya baru dapat dari Bappeda, dan sudah dipastikan positif. Nanti saya kasih perkembangan terbaru kalau laporannya sudah ada,” pungkasnya.
Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Keliling Bermobil dan Bersepeda
Berita Terkait
-
Innalilahi, Lima Tenaga Medis di Sumsel Meninggal Akibat Covid 19
-
Inggris Berencana Uji Vaksin Covid-19 dengan Tulari Virus ke Relawan
-
Pesta Seks Rahasia Bikin Kasus Covid-19 di Australia Melonjak
-
Pemkab Tangerang Akan Pesan Semua Kamar Hotel Yasmin Untuk Pasien Covid-19
-
Satpol Penjaga Posko Tertular Covid-19, Rumjab Wali Kota Samarinda Ditutup
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur
-
Jangan Sekadar Formalitas! Wali Kota Cilegon Tegaskan Musrenbang Harus Berdampak
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah