SuaraBanten.id - Seluruh kamar di Hotel Yasmin dipastikan dipesan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk merawat pasien Covid-19.
Langkah ini diambil guna menghindari potensi kerawanan penyebaran Covid-19, lantaran manajemen hotel bintang tiga itu masih membuka layanan bagi pengunjung yang akan menginap.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hery Heryanto mengatakan, pihaknya berencana untuk memesan seluruh kamar di Hotel Yasmin. Ia mengklaim, rencana ini juga sudah disetujui oleh pengelola hotel bintang tiga tersebut.
“Iya, kami mau penambahan tower untuk pasien Covid-19. Mungkin nanti full tidak ada lagi untuk umum,” kata Hery kepada BantenHits.com (jaringan Suara.com), Kamis (25/9/2020).
Ia menuturkan, sudah ada 130 kamar yang digunakan pasien Covid-19 saat ini. Pihak pengelola hotel, juga tak keberatan jika seluruh kamar penginapannya digunakan untuk merawat pasien yang terpapar pandemi global tersebut.
“Dari pemilik hotel tidak mempermasalahkan penambahan kamar. Justru beruntung karena ada pemasukan disaat situasi pandemi hotel sedang sepi,” ujarnya.
BErdasarkan data yang diperoleh dari pihak terkait, satu tower hotel Yasmin berisi 20 kamar untuk menampung perawatan pasien Covid-19 sampai saat ini sudah terisi penuh.
Rencananya, satgas akan menambah kapasitas satu tower untuk perawatan pasien OTG yang tersedia di gedung untuk fasilitas umum pengunjung yang menginap di Hotel Yasmin.
Dengan adanya wacana ini, bisa dipastikan bahwa Hotel Yasmin tidak lagi menerima tamu menginap. Lantaran, kapasitas 120 kamar tambahan akan segera dibooking seluruhnya oleh Pemkab Tangerang khusus untuk merawat pasien Covid-19.
Baca Juga: Acara Dangdutan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ilegal, Tapi Tak Dibubarkan
Berita Terkait
-
Satpol Penjaga Posko Tertular Covid-19, Rumjab Wali Kota Samarinda Ditutup
-
Kasus Covid Melonjak, PDIP DKI Beberkan Kegagalan Anies saat PSBB Transisi
-
Satu Lagi Dokter di Riau Gugur Akibat Covid-19
-
Kronologis Klaster Pernikahan COVID-19 di Jakarta, Ini 2 Lokasinya
-
Kebijakan Transportasi Anies Dikritik, Disebut Cuma Buat Corona Meroket
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban