SuaraBanten.id - Empat tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Pajagan, Kecamatan Sajira dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Dengan penambahan kasus ini, satgas Covid-19 Kabupaten Lebak kini tengah mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 di klaster nakes dan perkantoran.
“Klaster perkantoran, nakes tengah diwaspadai. Makanya isntruksi pimpinan Nakes kita screening untuk langkah preventif,” kata anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak, Ajis Suhendi saat dihubungi BantenHits.com (jaringan Suara.com), Jumat, (18/9/2020).
Ajis menuturkan, screening tersebut bertujuan agar sebaran Covid-19 di klaster tenaga kesehatan tak menyebar luas.
“Karena ada nakes yang terpapar, maka diintruksikan nakes discreening. Kenapa? Kita harus lindungi nakes
Terlebih kan mereka akan berinteraksi langsung dengan pasien,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lebak kembali mengalami peningkatan. Tercatat ada penambahan 14 kasus pada Kamis (17/9/2020) kemarin.
Berdasarkan data yang disampaikan Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak, jumlah terkini kasus terkonfirmasi Covid-19 adalah 125 orang. Di mana 81 orang menjalani perawatan atau isolasi, 40 sembuh dan 4 lainnya meninggal.
Berita Terkait
-
Ya Allah, Baru Seminggu, Tower 5 Wisma Atlet Dipenuhi 1.002 Pasien Corona
-
5 Makanan Paling Banyak Diburu Online Selama Pandemi Covid-19
-
CEK FAKTA: Mayat Covid-19 Digantung di Dinding Rumah Sakit Rusia?
-
Obati Rindu Terbang, Maskapai di Australia Buat Rute Penerbangan Unik
-
Studi Terbaru: Pembasmi Gulma Bisa Bunuh Virus Corona dalam 10 Detik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Lansia 80 Tahun Meninggal Tertimpa Rumah Roboh Saat Shalat Maghrib di Serang
-
DPRD Banten Desak Penelusuran Mendalam Dugaan Kebocoran Tangki PT Vopak
-
Ultimatum Wali Kota Cilegon ke PT Vopak: Pastikan Tak Ada Warga Terdampak
-
Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual
-
Misi Putus Kutukan 3 Tahun! Tavares Minta Persebaya Tampil Sempurna Lawan Dewa United