SuaraBanten.id - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany turut angkat bicara soal maraknya aksi balap lari liar yang semakin viral di wilayahnya.
Diketahui, aksi balap lari liar jalanan itu viral di sejumlah media sosial. Beberapa tempat yang sering digunakan balap lari diantaranya dibawah Flyover Martadinata, Gaplek, Pamulang. Biasanya warga mengadakan aksi ini sekitar pukul 02.00 WIB dan berpindah-pindah tempat.
Ditanyai soal balap lari liar yang viral itu, Airin mengaku kaget. Ia menuturkan, belum tahu banyak perihal kabar tersebut.
"Dimana? Kapan? Jam berapa? Kasih tahu sama saya titiknya, nanti saya sidak," kata Airin spontan, saat meresmikan gerai Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Mall Pamulang Square, Senin (14/9/2020).
Airin sendiri melarang balap lari yang menurutnya tidak pada tempatnya tersebut. Alasannya karena berbahaya dan mengganggu aktivitas lalu lintas di jalan.
"Nggak boleh, karena bahaya. Ngapain olahraga nyari bahaya. Penyakit Covid-19 berbahaya, kok nyari bahaya lagi. Maksudnya mereka itu mau apa, bingung saya," ujarnya.
Ibu dua anak itu mengatakan, bakal menindak aksi balap lari liar dijalanan itu bekerjasama dengan unsur dari Satpol-PP, Polisi dan TNI.
"Nanti saya diskusi sama kapolres dan lainnya, karena beliau biasanya lebih paham mengenai hal tersebut," pungkasnya.
Terkait balap lari tengah malam ini sejumlah warga belakangan sudah banyak yang tahu. Salah satunya eorang ojek online (Ojol) bernama Hendra. Menurutnya, balap liar ini sering diadakan sekitar pukul 02.00-03.00 WIB.
Baca Juga: Viral Kucing Berwujud Unik, Tak Punya Bola Mata dan Tidak Berbulu
Balap lari di jalanan menurutnya bukan hal baru karena memang sudah marak dilakukan semenjak pandemi COVID-19.
"Setahu saya karena sering lihat bukan kemaren doang, tapi emang udah lama sering balap lari di jalanan itu. Kira-kira sejak ada Covid aja," ungkap Hendra.
Para warga itu, lanjut Hendra, biasanya melakukan balap lari setiap malam Minggu. Namun, terkadang juga terlihat di hari lain.
"Malam Minggu biasanya rame dan tempatnya pindah-pindah. Tapi masih sekitar jalan Martadinata ini," ujarnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Viral Sepeda Masuk Tol Jagorawi, Sanksi Hukum Menanti
-
Viral Sepeda Masuk Tol Jagorawi, Ini Sanksi Hukum yang Bakal Diterima
-
HP Pinjam Punya Temannya, Video Gadis Cilik Jualan Tas di Olshop Bikin Haru
-
Heboh Video Tiga Remaja Perempuan Merusak Kebun Teh, Warganet Murka
-
Viral Kucing Berwujud Unik, Tak Punya Bola Mata dan Tidak Berbulu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M