SuaraBanten.id - Penemuan arca di Pasir Peuteuy oleh petani di Pandeglang bikin heboh warga sekampung. Namun diduga arca itu bukan benda purbakala.
Arca itu ditemukan petani asal Kampung Ciodeng, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.
Anggota Banten Heritage, Dadan Sujana mengatakan, setelah mendengar kabar penemuan tersebut dirinya langsung menelusuri kebenaran jejak penemuan arca itu.
Setelah bertemu dengan Abah Upi sang penemu arca dan beberapa tokoh lainnya diketahui bahwa ada kejanggalan dalam patung itu.
“Keanehan karena patung yang kemudian diketahui patung Arca Avalokitesvara dengan tinggi 40 cm dan lebar 21 cm itu tidak ada yang tahu asal usul keberadaannya,” kata Dadan saat dihubungi Bantennews.co.id, Senin (14/9/2020).
Selain itu, setelah ditelusuri awalnya ada seorang bernama Didi yang berasal dari Tangerang kerap datang ke tempat tersebut.
Dia lah yang mengatakan bahwa ditemukan patung hasil dari tarekatnya di lokasi tersebut dan akan muncul badannya dari kedalaman tanah 170 sentimeter dari permukaan tanah.
"Hasil dari WA saya dengan Prof Agus Aris Munandar, arkeolog dari UI, beliau mengatakan bahwa arca tersebut buatan jaman sekarang. Menurut Prof Agus, ada keraguan dilihat ikonografis yang terletak pada hidung yang terlalu lebar, ujung bibir yang sangat tersenyum, pahatan rambut kasar. Kita dapat melihat yang asli tidak seperti itu, terus patahan di bahu juga nggak sesuai dengann patahan natural," jelas Dadan.
Dadan juga menambahkan, di Banten jejak kebudayaan Budha itu nyaris tidak ada.
Baca Juga: Mengerikan! Pejabat Pandeglang Positif Corona Habis Kondangan ke Jakarta
"Di Pasir Peuteuy belum ditemukan arca, yang ada di situs Pahoman (Pasir Peuteuy) itu berupa menhir, lengkap dengan petirtaan (mata air)," tambahnya.
Berita Terkait
-
Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan
-
10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan
-
Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029
-
World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah