SuaraBanten.id - Bupati Pandeglang Irna Narulita akan cuti untuk berkampanye Pilkada 2020 pada 26 September sampai 5 Desember. Dia mengaku sudah mengajukan cuti ke Gubernur Banten dalam rangka mengikuti Pilkada Pandeglang pada 9 Desember 2020 mendatang.
Pengajuan cuti itu sudah dilakukan sekitar sepuluh hari yang lalu. Kata Irna, Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban yang akan mendampinginya sebagai petahana nanti juga sudah mengajukan cuti ke Gubernur Banten.
"Sudah saya ajukan cuti sama Pak Gubernur, sudah ada sepuluh hari yang lalu dan surat itu sudah direspons Pak Gubernur baik surat saya (menyebut dirinya), surat Tanto untuk cuti pada 26 September sampai 5 Desember 2020 nanti," jelas Irna di Pandeglang, Jumat (11/9/2020).
Kegiatan dirinya dengan Tanto Warsono Arban menjelang cuti yakni masih melakukan silaturahmi dengan masyarakat meski dengan waktu yang terbatas baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Masih melakukan silaturahmi walaupun tidak bisa banyak salah satunya ada yang melalui digital baik secara virtual, zoom meeting, webiner, atau live di radio dengan para influencer dan tim kreator yang sudah punya followers banyak sehingga saya bisa menyapa warga Pandeglang dengan tidak melanggar protokol kesehatan," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban menambahkan, sebelum 26 September 2020 dia dan Irna masih menjabat sebagai bupati dan masih menjalankan tugas-tugas seperti biasa.
"Tentu sebelum kami cuti nanti kami masih sebagai bupati dan wakil bupati yang masih melaksanakan tugas-tugas kenegaraan. Oleh karena itu sebelum cuti kami masih tetap berada di kantor kecuali ada kegiatan kepartaian," tambahnya.
Berita Terkait
-
Tolak Kerja Sama TPA Bangkonol, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati Pandeglang
-
Adik Ipar Bupati dan Adik Cagub Banten Dituding Curang di Pilkada Pandeglang, Muncul Istilah DPT Tegak Lurus
-
Gabungan Harta Kekayaan Mertua Beby Tsabina, Dituding Bangun Politik Dinasti
-
Kontroversi Dimyati Natakusumah Mertua Beby Tsabina Dikuliti: Kasus Pelecehan hingga Korupsi
-
Kontroversi Keluarga Natakusumah: Dugaan Korupsi, Pelecehan hingga Dinasti Politik Banten
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Polisi Sebut Bahar bin Smith Ikut Lakukan Pemukulan dalam Kasus Pengeroyokan Anggota Banser
-
Lansia 80 Tahun Meninggal Tertimpa Rumah Roboh Saat Shalat Maghrib di Serang
-
DPRD Banten Desak Penelusuran Mendalam Dugaan Kebocoran Tangki PT Vopak
-
Ultimatum Wali Kota Cilegon ke PT Vopak: Pastikan Tak Ada Warga Terdampak
-
Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual