SuaraBanten.id - Puluhan warga yang berasal dari Kampung Sugal dan Bayur, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang menggeruduk proyek pembangunan Puskesmas dan Hunian Tetap (Huntap). Mereka menduga, proyek tersebut jadi sebab kerusakan akses utama menuju desa mereka.
Salah seorang warga, Saprudin mengatakan, sejak adanya pembangunan Puskesmas dan Huntap di kampungnya, aktivitas truk besar yang mengangkut material pasir dan batu sering lewat dan mengakibatkan jalan rusak.
“Sebelum ada proyek (Puskesmas dan Huntap) jalan ini meskipun rusak tapi enggak terlalu parah. Sekarang mah sangat parah, banyak lumpur juga,” katanya, Kamis (10/9/2020).
Ia bersama warga lainnya menuntut, agar pihak kontraktor bertanggungjawab melakukan perbaikan jalan tersebut. Jika tidak, ia mengancam akan menutup akses bersama warga lainnya.
“Kami menuntut agar pihak terkait turun tangan dan tak membiarkan kerusakan semakin parah. Jika tidak kami akan menutup akses jalan ini,” ujarnya melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Mengetahui hal ini, Kepala Mandor Proyek Huntap, Sungkono mengaku akan melakukan perbaikan. Ia mengklaim, warga dan pihak proyek pembangunan Puskesmas Panimbang serta Hunian Tetap (Huntap) sudah membuat kesepakatan bersama.
“Hari ini saya membuat pernyataan dengan warga terkait kerusakan jalan Kampung Sugal dan Bayur dan akan saya perbaiki hari ini juga karena demi kelancaran bersama,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Promosikan Jamu, Puskesmas Banguntapan II Latih Warga Buat 7 Ramuan
-
Kasus COVID-19 Terus Naik, Pemkab Pandeglang Siapkan Kuburan Massal
-
Dipicu Dugaan Pemerasan, Ratusan Petani Geruduk Dinas Pertanian Pandeglang
-
Setelah Minta Dipijit, Wanita 50 Tahun Ajak Pria Muda Mesum di Stasiun
-
Kenalan di KRL, Penumpang Ini Langsung Mesum di Toilet Stasiun Cilegon
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi