SuaraBanten.id - Gegara salah satu bakal pasangan calon walikota terlambat, pemeriksaan kesehatan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan di RSUD Kabupaten Tangerang sempat diundur beberapa saat.
Bapaslon yang terlambat datang adalah Muhammad dan Nur Azizah. Nur Azizah datang 07.55 sedangkan Muhammad 08.15 baru sampai di lokasi.
Merujuk pada perencanaan awal, pemeriksaan kesehatan seharusnya dimulai pada pukul 07.00. Namun terpaksa diundur karena bakal pasangan calon tersebut terlambat datang.
Pengamat politik dari Forum Literasi Demkorasi Tangsel Erwin Simbolon menilai, ketidakdisiplinan dua bakal calon wali kota itu seharusnya tidak terjadi.
Ia berpendapat, sebagai bakal calon pemimpin daerah, seharusnya mereka bisa memberi contoh yang baik. Salah satunya dengan menghargai waktu. Ia menambahkan, proses pendaftaran hingga pelaksanaan Pilkada menjadi cerminan bagi bakal calon wali kota dan wakil wali kota.
“Kalau calon pemimpin tidak tepat waktu sesuai dengan yang sudah diagendakan, berarti mencerminkan ketidakdisiplinan, dan tidak menghargai waktu,” katanya, melansir Bantennews (jaringan Suara.com).
Ia mengatakan, seharusnya bakal calon dapat mematuhi segala mekanisme dan proses Pilkada yang sudah diagendakan. Termasuk soal kedisiplinan waktu.
“Jangan sampai waktu terbuang sia-sia hanya untuk menunggu orang yang tidak disiplin,” ucapnya.
Menanggapi hal ini, Humas RSU Kabupaten Tanggerang Mohamad Rifki justru mengelak jika terdapat bacalon walikota yang telat datang di lokasi dengan mengacu pada jadwal yang sudah disediakan oleh pihak KPU.
Baca Juga: Curhat ke Dewan, Driver Ojol: Saya Bukan Orang Paling Susah, Tapi Bansos...
“Alhamdulillah secara penyelenggaraan sudah sesuai jadwal yang sudah Kami tentukan,” katanya.
Berita Terkait
-
Curhat ke Dewan, Driver Ojol: Saya Bukan Orang Paling Susah, Tapi Bansos...
-
Kronologi Penemuan Bayi di Tangerang: Dimasukkan ke Kresek, Ari-ari Nempel
-
Terdengar Suara Tangisan, Warga Temukan Bayi Baru Lahir di Kantong Kresek
-
Nggak Kapok! Maradona Ditangkap Lagi Jual Pil Koplo, Sekarang Nganggur
-
Berkeliaran di Tangsel Tak Pakai Masker Bakal Didenda Rp 50 Ribu
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal
-
Geger Warga Pasar Kemis, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong
-
SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah
-
Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung