SuaraBanten.id - Kenyamanan tidur Nurhasanah terganggu setelah suara kegaduhan tangisan yang cukup menggema pada, Rabu (9/9/2020) dini hari, membuatnya terbangun.
Warga Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, itu lantas mencari sumber suara yang ada di depan rumahnya.
Setelah ditemukan, Nurhasanah bukan main terkejutnya. Suara tangisan yang disebutnya seperti kucing itu ternyata sesosok bayi.
Bayi itu ditemukannya dalam kantong kresek dan tanpa pakaian sekira pukul 03.00 WIB. Sontak penemuan bayi baru lahir ini menggegerkan warga di sekitar tempatnya tinggal.
"Suara tangisan gak kenceng banget, kayak suara kucing nangisnya. Saya keluar kan tuh bayi di dalam kantong kresek," ujarnya saat ditemui Suara.com di kediamannya, Rabu (9/9/2020).
Tanpa banyak pikir, Nurhasanah langsung menyelamatkan bayi malang yang diduga sengaja dibuang karena malu hasil hubungan gelap.
"Saya bawa ke dalam rumah. Saya rawat sebentar. Baru jam 9 saya lapor. Alhamdulilah ya saya temukan kondisinya sehat," kata dia.
Ari-ari Masih Menempel
Nurhasanah menduga bayi tersebut baru berusia 1 hari. Karena saat ditemukan masih terdapat bercak darah dan ari-ari menempel di perut bayi malang itu.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Bayi di Tangerang: Dimasukkan ke Kresek, Ari-ari Nempel
"Baru 1 hari itu. Orang darahnya masih banyak masih basah. Ari-ari masih nempel," kata dia.
Nurhasanah mengaku sebelumnya dia tak menaruh curiga. Dia mengatakan tak mendengar suara kegaduhan sebelum ditemukannya bayi tersebut.
"Gak ada apa-apa. Tiba-tiba saya nemu ada di depan rumah," katanya.
Rumah Bersalin
Saat ini, bayi tersebut telah diserahkan di salah satu rumah bersalin tak jauh dari lokasi penemuan. Sementara kasusnya ditangani oleh Polsek Ciledug.
Kapolsek Ciledug, Kompol Ali Yusron mengatakan, saat ini kasus penemuan bayi perempuan tersebut tengah didalami jajarannya.
Berita Terkait
-
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
BRI dan Rumah BUMN Antarkan UMKM "It's Me Time" Mendunia Dengan Ekspor Brownies Ketan
-
Gunung Anak Krakatau Status Siaga, BPBD Banten Garansi Kawasan Anyer dan Carita Aman Dikunjungi
-
Targetkan 1.500 Pelari, Ajang GRID Cardio Rush Bakal Hijaukan Kaki Gunung Gede Pangrango
-
Dari Jual Jelly Susu Kini Ingin Buka Mie Ayam, Kisah Peserta Pelatihan CSR PIK2 di Kronjo