“Kami biasa melakukan trauma healing khususnya kepada anak anak yang terkena dampak langsung, misalnya seperti penggusuran ini, bencana banjir dan beberapa kegiatan sosial lainnya yang dilakukan disetiap hari jumat yang kami namakan jumat berkah,” ujarnya.
Ia bersama puluhan anggota Badut Tangerang Raya lainya, lanjut Joe, akan fokus melakukan pemulihan trauma di wilayah penggusuran tersebut. Ia berpendapat, trauma yang dirasakan anak-anak membutuhkan perhatian lebih.
“Insya Allah kita akan pantau perkembangan anak-anak pasca kegiatan ini, jika memang diperlukan secara sukarela kami akan kembali lagi kesini,” ungkapnya.
Terlebih, ujarnya, anak-anak tersebut melihat secara langsung bagaimana rumahnya dihancurkan hingga orang tuanya yang menangis di depan penggusuran.
“Ibaratnya, kami Badut Tangerang Raya saja peduli dengan semua ini, kemana yang lain. Mari kita bantu saudara-saudara kita yang saat ini membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Alhamdulillah, Korban Gusuran Tol JORR II Dijamin Tempat Tinggal Sementara
-
Penerbangan Langsung ke Wuhan dari Soekarno-Hatta Siap Dibuka Pekan Depan
-
Terungkap! Lahan Warga Benda untuk Tol Bandara Dihargai Tanah Tahun 2017
-
Wawalkot Janji Selesaikan Harga Tanah Warga Benda Terdampak Tol JORR 2
-
Kisah Anak-Anak Korban Penggusuran Tol JORR 2: Trauma hingga Panas Dingin
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta