Scroll untuk membaca artikel
Agung Sandy Lesmana
Jum'at, 04 September 2020 | 11:14 WIB
Ilustrasi perempuan korban kekerasan dan perkosaan. (Shutterstock)

“Ada satu minggu setelah kejadian itu, anak saya enggak bisa tidur. Dia bulak balik ke WC terus, itu posisinya sudah begitu (dicabuli). Sempet saya tanyain, tapi anaknya enggak mau ngaku,” ucap D.

Karena curiga dengan tingkah Mawar, D lalu mencoba menanyakan lagi mengenai kondisi anaknya tersebut pada Jumat 7 Agustus 2020 sekitar pukul 14.00 WIB.

Akhirnya setelah dibujuk pamannya, Mawar mau bercerita bahwa dia sudah menjadi korban pencabulan oleh J.

Saat itu, Mawar juga bercerita sudah tiga kali menjadi korban aksi bejat J ini. Tangis D dan keluarganya yang saat itu sedang menemani korban, langsung pecah lantaran tak kuasa menahan kenyataan tersebut.

Baca Juga: Anak Diperkosa, Suami Lumpuh Ditangkap, Istri: Ya Allah, Mana Keadilan?

“Padahal waktu itu istri saya baru saja beres lahiran adiknya si Mawar. Kalau dibilang sakit mah, sakit kang. Orang pelakunya juga sering ketemu sama saya sehari-hari,” tutur D.

Kepada BantenHits.com, D mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kota Tangerang dengan nomor laporan TBL/115/K/VIII/2020/Restra Tangerang

Hingga saat ini berdasarkan pengakuan warga, J masih bebas berkeliaran. BantenHits.com juga terus mengupayakan konfirmasi pihak kepolisian.

Load More