SuaraBanten.id - Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menangkap pelaku pembunuhan Regi, 21 tahun seorang juru parkir tempat hiburan malam Xbar. Tersangka berinisial ACL, pemuda 19 tahun diciduk di rumah keluarganya di Kelurahan Gabek, Pangkalpinang pada Rabu (3/9/2020) sekitar 14.30 WIB sore.
Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah dalam konfrensi pers mengungkapkan, pristiwa tewasnya Regi bermula dari perkelahian antara pelaku dengan dan warga lain berinisial ARS pada Rabu (3/9) dini hari. Saat kejadian korban berupaya untuk melerai, namun malah ditikam oleh pelaku.
"Korban RG sempat dibawa ke rumah sakit RSUD Depati Hamzah, namun selang satu jam menjalani perawatan nyawa korban tak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia," kata Tris Lesmana.
Tris menjelaskan, antara korban dengan dua pelaku perkelahian sudah saling kenal satu sama lain. Perkelahian pelaku, ACL dengan ARS hingga mengakibatkan Regi juru parkir tewas dipicu oleh masalah sepele, yaitu masalah memesan bakso.
"Jadi ada satu kelompok dengan kelompok yang lain di lokasi, namun pada saat pemesanan bakso itu diutamakan kelompok ARS sehinga ACL merasa tersinggung. Disitulah terjadi pertengkaran antara ACL dan ARS ini," terangnya.
Menurut Tris, saat perkelahian ACL dan ARS dibawah pengaruh alkohol. Mereka sebelumnya mengkonsumsi minuman keras jenis arak.
"Kemungkinan ini menjadi pengaruh minuman keras sehingga memancing emosi yang tidak terkendali," ujarnya.
Sementara itu, ACL kepada suara.com mengaku jika dia sempat adu mulut lantaran ARS melontarkan kata-kata kasar kepadanya. Tersinggung dengan kata-kata kasar itu, ACL langsung melabarak.
"Pemicunya soal mulut (perkataan kasar) saja," kata ACL.
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Baca Juga: Penjaga Parkir Tewas Kena Tikam Saat Lerai Duel 2 Pemuda di Pangkalpinang
Berita Terkait
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28
-
Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI
-
Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak