SuaraBanten.id - Sebuah video yang menunjukkan penggusuran pembebasan lahan yang akan digunakan untuk proyek pembangunan Tol JORR II Bandara Soekarno-Hatta di Kampung Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Dalam video tersebut, nampak segerombol petugas kepolisian yang membelakangi alat berat backhoe sedang mengeksekusi sebuah rumah yang diduga milik warga.
Akun pengunggah video tersebut, akun twitter @tukangxsambat menuliskan, pada sabtu (1/9/2020) ratusan aparat gabungan TNI/Polri dan Satpol PP serta tim juru sita ikut mengamankan proses eksekusi sejumlah rumah di kawasan tersebut.
"Pak anj*y, anj*y, anj*y pak. Parah lu mah, tega lu pak, hehe," ucap perekam dalam video tersebut.
Baca Juga: Warganet Kecam Aksi Lelaki Ngaku Polisi yang Ludahi Pesepeda di PIK
Ia juga turut melansir dari sebuah portal berita yang menyebutkan juru sita Pengadilan Negeri Klas 1 A Tangerang, Ausri yang mengatakan para warga memilih bertahan lantaran nilai harga objek tanah dan bangunan yang diberikan tim penilai independen tidak sesuai dengan keinginan warga.
"Sebanyak 27 bidang tanah yang milik 50 kepala keluarga harus dieksekusi," tulis pengunggah.
Warganet yang turut mengomentari unggahan ini terpecah menjadi dua kubu. Kubu pertama menyebut pemerintah sebagai pihak yang semena-mena. Sementara kubu lain meminta warganet agar lebih bijak dalam melihat unggahan tersebut.
"Ane ndak paham ya dgn kasus ini. Tapi biasanya, ada warga yg ngelunjak dan jadi provokator. Awalnya udah disetujui appraisal anggap 5 jt per meter. Terus agak beberapa lama jd ga setuju dan minta jd 15 jt per meter," tulis akun @andikawsaput**.
Meski demikian tidak sedikit pula yang menganggap tingkah perekam tersebut justru menjadi perhatian karena mengundang tawa.
Baca Juga: Dapat Hadiah dari Bos, Ekspresi Karyawan ini Bikin Publik Terharu
Berita Terkait
-
IHSG Terjun Payung, Warganet Ngamuk ke Pemerintah: Mau Ngeles Apa Lagi?
-
Profil Harjanto Halim, Tantang Warganet Cari Kaos Marimas 1995, Hadiahnya Rp30 Juta!
-
Aplikasi X Sempat Pulih tapi Eror Lagi, Elon Musk Sebut Ada Serangan Siber
-
Dirikan Badan Migrasi, Israel Percepat Penggusuran Warga Gaza?
-
Wali Kota Bekasi Nginap di Hotel Mewah Saat Rumahnya Kebanjiran, Warganet: Pakai Uang Negara Ngga?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR
-
Libur Lebaran, Pantai Anyer Serang Dipadati Pengunjung
-
Jalur Wisata Pantai Anyer Padat, Polres Cilegon Berlakukan Delay System