SuaraBanten.id - Di tengah pandemi Covid-19 warga Perumahan Bintaro Indah RT 06 RW 022 Kelurahan Jombang, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan memupuk rasa kepedulian dengan menggalang bantuan bagi warganya.
Mereka mengumpulkan uang untuk membantu empat keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri lantaran terpapar Virus Corona atau Covid-19.
Ketua RT 06 Soehardjono mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk membantu warga lantaran empat keluarga dalam empat rumah itu tidak dapat keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
"Alhamdulillah, sampai saat ini sudah terkumpul sekira Rp 2 juta hasil dari sumbangan para warga," katanya, Senin (31/8/2020).
Selain dalam bentuk uang, pihaknya pun menerima bantuan lain kebutuhan pokok yang ditampung di posco Covid-19 dadakan. Seperti beras dan kebutuhan pangan lainnya.
"Kami koordinasi melalui grup WhatsApp, setiap apa yang dibutuhkan oleh mereka dikasih tahu lewat grup itu. Misalnya mereka lagi mau makan apa, mereka sebutkan dan kami belikan," ungkap Soehardjono.
Tetapi, kebanyakan permintaan bukan hidangan yang sudah matang dan siap makan, tetapi dalam bentuk bahan-bahan baku masakan.
"Mereka lebih banyak minta bahannya, lalu masak sendiri seperti sayuran dan lauknya. Jadi mungkin agar ada aktivitas di dalam rumah di tengah isolasi mandiri," tuturnya.
Menurutnya, hingga saat ini tidak ada bantuan apapun yang turun di lingkungannya untuk membantu warganya yang terpapar corona.
Baca Juga: Pasien Positif Corona 31 Agustus Tambah Banyak, Total 174.796 Orang
"Jangankan bantuan buat sehari-hari, penelusuran kontak warga dengan yang terpapar Covid-19 pun tidak ada. Baik dari puskesmas mau pun Dinas Kesehatan sampai saat ini belum ada," papar Soehardjono dengan nada kesal.
Sebelumnya, Soehardjono menerangkan, saat ini ada satu keluarga yang diketahui positif Covid-19 yakni S (34), suami dan istrinya pada 27 Agustus 2020 lalu.
Diketahui, S merupakan perawat di salah satu rumah sakit di Bintaro, Pondok Aren dan diduga dia terpapar dari tempat kerjanya tersebut.
Kini, S bersama anaknya masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya, sedangkan suaminya sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro.
Dia berharap, Pemkot Tangsel bisa dapat secepatnya melakukan penelusuran kontak, tes rapid bahkan swab sehingga masyarakat tak lagi cemas beraktivitas di lingkungannya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan