SuaraBanten.id - Selain untuk alasan gaya dan membantu penglihatan, kacamata juga memiliki kegunaan lain seperti memberikan perlindungan terhadap debu hingga sinar biru atau blue ray.
Sinar biru secara alami dipancarkan oleh matahari. Tapi selain itu sinar biru juga dihasilkan oleh gawai seperti layar komputer, ponsel pintar hingga perangkat digital lainnya. Selain itu, sinar biru juga dapat dihasilkan oleh lampu seperti lampu LED, neon, dan bola lampu neon.
Beberapa orang mungkin akan memilih menggunakan kacamata blue ray untuk mengurangi efek radiasi tersebut. Namun hal penting yang perlu diketahui masyarakat adalah, kacamata blue ray tidak bisa mencegah risiko mata minus.
"Kacamata blue ray untuk mengurangi efek radiasi dari layar. Tapi apakah bisa cegah mata minus atau mengurangi, itu tidak," jelas Dokter spesialis mata dr. Kianti Raisa Darusman SpM (K), MMedSci dalam siaran langsung Instagram, beberapa waktu lalu.
Paparan sinar dari gawai, kata Kianti, tidak terlalu membahayakan mata dalam arti berisiko merusak retina. Tetapi jika terlalu lama menatap layar tanpa perlindungan, hal itu bisa mengganggu sekresi melankolin yang berakibat pada pola tidur yang tak keruan
"Melankolin itu diproduksi dari otak sehingga kalau hormon itu berkurang pola tidur bisa berpengaruh. Penggunaan kacamata blue ray berpengaruh pada pola tidur. Sehingga kalau pakai itu diharapkan jam tidurnya sesuai," katanya.
Terlalu lama menatap layar juga bisa menyebabkan masalah mata lainnya. Kianti menyampaikan bahwa masalah mata yang sering terjadi umumnya kelelahan mata.
"Gejalanya bisa pegal, penglihatan buram, sakit kepala bisa juga muncul mata sering berair, dan kedipan mata tidak normal," paparnya.
Mengonsumsi suplemen untuk kesehatan mata juga boleh saja dilakukan, lanjut Kianti. Tetapi, lagi-lagi bukan berarti mata bisa terhindar dari minus. Masyarakat juga perlu mengonsumsi sayur dan buah memadai. Kianti menambahkan, selain wortel juga banyak sayur dan buah yang bagus untuk kesehatan mata.
Baca Juga: Selain Masker, Ahli Penyakit Menular AS Sarankan Pemakaian Kacamata
"Memang wortel kaya betakaroten, bagus untuk kesehatan mata. Tapi dia lebih ke pencegahan aktif sebagai antioksidan. Sayuran yang berwarna oranye kekuningan itu tinggi betakaroten. Seperti ubi, labu, juga bisa didapat dari bayam. Jadi jangan hanya wortel aja," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
BRI Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Program Klasterku Hidupku, Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK
-
Soroti Kepala Daerah Ditangkap KPK, Pengamat: Korupsi Politik Bukan Sekadar Serakah tapi Kalkulasi