SuaraBanten.id - Dituduh sebagai pelaku tabrak lari, seorang pengemudi mobil sempat diamuk massa di Jalan Ahmad Yani atau tepatnya di depan Kantor Pelayanan Pajak, Kota Serang, Senin (24/8/2020) malam. Akibatnya, pengemudi mobil mengalami luka memar.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Kasatlantas Polres Serang Kota, AKP Gesit Febriatmoko.
Kejadian bermula saat Gilang cekcok mulut dengan Ardika di sebuah tempat hiburan yang ada di Kota Cilegon.
Namun belum diketahui penyebab kedua orang tersebut beradu mulut.
"Dari situ saudara Gilang mengendarai motor mengejar mobil yang dikemudika oleh Ardika yang melaju ke arah Kota Serang. Di daerah Kramatwatu Gilang merintangkan motornya agar mobil Ardika berhenti. Hingga terjadi serempetan dan terjadi pemukulan," ungkap AKP Gesit, Selasa (25/8/2020).
Tak berhenti sampai di situ, Gilang pun kembali melakukan pengejaran terhadap Ardika yang kembali memacu mobilnya.
Dengan menggunakan sepeda motor matic, Gilang yang berboncengan dengan temannya terus mengejar sembari meneriakan Ardika sebagai pelaku tabrak lari.
Hingga akhirnya, mobil berjenis Toyota Avanza putih yang dikendarai Ardika terhenti di depan Kantor Pelayanan Pajak Kota Serang.
Warga yang berada di sekitar lokasi yang mendengar teriakan Gilang pun dengan spontan mengerumuni mobil dan mencoba memukuli Ardika.
Baca Juga: Dikepung Warga usai Tabrak Lari, Wajah dan Tubuh Eko Dilumuri Cat Tembok
Akibat kejadian tersebut, sempat terjadi kemacetan dari arah Alun-alun Kota Serang menuju Stadion Maulana Jusuf.
Sementara, untuk mobil Toyota Avanza mengalami sedikit kerusakan dibagian kiri depan, diduga karena serempetan dengan motor si pengejar.
"Pengemudi motor dan mobil mengalami luka lecet dan memar, serta kendaraan yang mendapatkan kerusakan sudah diamankan di Mapolres Serang Kota. Selanjutnya perkara dilimpahkan ke bagian Satreskrim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tukasnya.
Kontributor : Sofyan Hadi
Berita Terkait
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Negara Nyaris Tekor Rp60 Miliar, KPK Bongkar Skandal 'Main Mata' Petugas Pajak Jakut
-
Nadya Almira Dituding Tak Tanggung Jawab Usai Tabrak Orang 13 Tahun yang Lalu
-
Kasus Lama Terkuak, Nadya Almira Bantah Tudingan Lari dari Tanggung Jawab
-
Masuk IGD usai Diamuk Massa, Identitas Sopir Truk Penabrak Puluhan Pengendara di Cipondoh Masih Misterius
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu