SuaraBanten.id - Polisi membekuk dua pelaku jambret terhadap seorang lansia di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Modusnya pura-pura tanya alamat.
Keduanya berinisial RZ dan NI. Sementara satu pelaku lainnya berinisial DN masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Komplotan jambret ini tega melakukan tindak pidana kepada seorang nenek di Kampung Pondok Serut, Pondok Aren.
Sebelum melancarkan aksinya, tersangka menanyakan sebuah alamat yang sejatinya palsu.
"Tersangka datang menghampiri korban, berpura-pura mencari alamat, setelah berdekatan dengan korban, tersangka menarik kalung emas yang sedang dipakai korban," ungkap Kapolsek Pondok Aren AKP Riza Sativa dalam keterangan pers di Mapolsek Pondok Aren, Tangsel, Rabu (12/8/2020).
Riza menjelaskan kronologi penjambretan. Saat itu korban tengah menyapu di halaman rumah. Setelahnya korban duduk di kursi depan rumah.
Tiba-tiba para tersangka datang menggunakan sepeda motor Aerox B 3920 CJA warna hitam.
"Tersangka DN turun dari motor dan mendekati korban berpura-pura bertanya alamat, lalu setelah dia dekat korban, dengan cepatnya tersangka menarik kalung emas yang dipakai korban, setelah itu para tersangka melarikan diri," jelasnya.
Dilansir dari Banten News—jaringan Suara.com—atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 4 juta.
Baca Juga: 6 Kali Beraksi Menjambret, Yudi Tewas di WC Sel Tahanan
Selanjutnya korban membuat laporan di Polsek Pondok Aren, tidak lama kemudian kejadian tersebut viral di Medsos.
"Tersangka menjual kalung tersebut dengan harga Rp 2,65 juta. Uang itu berdasarkan keterangan untuk biaya hidup sehari-hari," terang Riza.
"Atas perbuatan jambret itu tersangka dikenakan pasal 364 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Sedangkan yang DPO masih kami kejar," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
8 Cara Mengunci Kelembapan Ekstra pada Kulit Lansia tanpa Memicu Gatal
-
Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya
-
3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
Polisi Tangkap Penjambret HP WNA India di Gondangdia, Satu Pelaku Masih Diburu
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029