SuaraBanten.id - Kepala Desa Tarumanegara, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang Andi Suhandi mengaku direpotkan karena harus diminta klarifikasi oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) setempat pasca beredarnya video Camat Cigeulis Subro Mulisi yang diduga mengajak ibu-ibu untuk mendukung Petahana Bupati Pandeglang, Irna Narulita pada Pilkada 2020 mendatang.
Andi Suhandi pun mengaku kecolongan dengan peristiwa itu. Jika dia tahu Subro Mulisi akan mengajak warganya pilih kembali Irna, maka akan dia larang.
"Kalau dia ngomong dulu (camatnya) ke kepala desa nggak bakalan sih. Janganlah karena ini posisinya belum waktunya," kata Andi saat dihubungi SuaraBanten.id, Rabu (12/8/2020).
Antara Andi dan camat mengaku tidak ada pembicaraan terlebih dulu jika ia akan menyampaikan hal tersebut. Namun Andi mengaku kebingungan setelah mendengar isi sambutan, namun Andi tidak berani mengambil alih mikrofon yang dipegang camat, diisi lain Subro adalah pimpinannya.
"Makanya saya bingung posisinya. Pas dia ngomong gitu, namanya juga pimpinan kalau mikrofon diambil bagaimana yah," ungkap Kades yang disapa akrab Eyang Subur.
Andi mengatakan, keberadaan camat ke Kantor Desa Tarumanegara untuk menghadiri pembagian BLT Dana Desa tahap III.
Dalam sambutnya, seingat Andi ada kalimat yang disampaikan Camat jika jabatan Irna akan habis dan akan kembali maju.
"Namanya juga pertengahan (sambutan) ngasih himbauan ibu bupati dua bulan lagi (habis jabatannya) terus dia mau naik lagi katanya, udang gitu doang. Selain dari itu dia menyampaikan aturan di desa lagi," ujarnya.
Andi tak menyangka pernyataan Camat bikin heboh. Namun ia baru mengetahui setelah mendapatkan surat dari Panwascam.
Baca Juga: Akun WA Ketua Bawaslu Pandeglang Dibajak, Peras Pejabat hingga Rp 15 Juta
Lantaran penasaran, Andi langsung mendatangi Panwascam pada hari Selasa (11/8/2020).
"Saya langsung hadir ke situ, pengen tahu ada apa ini, tiba-tiba ada informasi dari media yang masuk saja tentang desa Tarumanegara di sisi pembagian BLT di tengah (acara) diselipkan kalimat bahasa itulah masyarakat Ibu Irna,"tandasnya
Diberitakan sebelumnya, Sebuah video ajakan mendukung petahana Bupati Pandeglang Irna Narulita pada Pilkada Pandeglang saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II, beredar di media sosial.
Video itu diambil di kantor Desa Cibadak, Kecamatan Cimanggu. Tampak sejumlah warga yang hadir didominasi kaum ibu-ibu. Terlihat pula seseorang tengah menyampaikan sambutan saat pembagian BLT tahap II tersebut.
Pada momen itulah orang tersebut mengajak ibu-ibu untuk mendukung kembali sang petahana, Bupati Pandeglang Irna Narulita.
Berita Terkait
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator