SuaraBanten.id - Hari itu, Sabtu (18/7/2020) silam, menjadi salah satu momen terpelik dalam hidup DA, anak baru gede alias ABG asal Pasir Sunur, Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Niat baiknya, ditambah sedikit rasa keterpaksaan, menebengi motor untuk ABJ, pemuda kampung yang sudah dikenalnya, berujung jadi korban begal payudara.
"Pelaku melakukan tindakan cabul dengan cara meremas payudara korban," kata Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana dikutip dari laman Polri, Selasa (11/8/2020).
DA semula baru saja membeli paket internet dari salah satu gerai di kawasan Pasir Sunur.
Taraaa! Tiba-tiba ABJ muncul dan menghadangnya. Ia meminta DA untuk ikut numpang pulang yang memang searah dengan korban.
ABG berusia 18 tahun itu menolak. Tapi sang pemuda bersikeras dan langsung duduk di jok belakang motor DA.
"Awalnya korban menolak, tapi pelaku langsung naik ke atas motor yang dikendarainya. Karena terpaksa, korban pun menuruti keinginan pelaku," ungkap Kapolres Pariaman.
DA tak punya firasat apa pun tatkala ia memboncengi pelaku begal payudara tersebut, hingga sampailah pada tempat kejadian perkara (TKP).
Pikiran sang pemuda kacau akibat birahi yang menggelora tak kuasa dikendalikan.
Baca Juga: Begal Payudara, Pemuda Pariaman Berlagak Nebeng Motor
Ia pun nekat dua kali meremas dada kiri ABG yang telah rela membocenginya pulang ke rumah.
Terkejut dengan kelakuan sang pemuda, ABG itu langsung ngibrit pulang ke rumah.
"Korban tidak terima dan melaporkan ke kepolisian. Pelaku kemudian kami ciduk tanpa perlawanan," pungkas Kapolres Pariaman.
Selain menangkap pelaku begal payudara, polisi juga menyita barang bukti satu helai baju kaos lengan panjang.
Turut disita satu helai bra warna hitam milik korban yang jadi saksi bisu tangan jahil sang pemuda yang kala itu pikirannya diliputi nafsu yang membuncah.
Berita Terkait
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Menyisir Getir Kehidupan Perempuan Pariaman lewat Antologi Perawat Kenangan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman