SuaraBanten.id - Kondisi bayi perempuan yang dibuang di salah satu kebun di Kampung Walang, Desa Surakarta, mulai membaik usai dirawat di RSUD Berkah Pandeglang, Banten.
Kekinian banyak warga yang ingin menjadi orang tua asuh bayi malang berumur 3-4 hari tersebut.
Namun ada beberapa prosedur yang harus dipenuhi untuk menjadi orang tua asuh.
"Sejak awal ditemukan sampai sekarang ada saja yang ingin menjadi orang tua asuh bayi tersebut. Pada prinsipnya, selama calon orang tua asuh ini memenuhi prosedur ya boleh-boleh saja," kata Ketua Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Subhan, Kamis (6/8/2020), dikutip dari Banten Hits—jaringan Suara.com.
Subhan menjelaskan prosedur pengangkatan atau adopsi bayi mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak.
Namun hal itu, bisa dikoordinasikan dengan Sakti Peksos dan Dinas Sosial Pandeglang.
"Siapapun yang ingin mengadopsi anak tersebut harus datang ke Dinas Sosial Kabupaten, karena di dinas ini ada tim verifikasi data. Data untuk kelengkapan calon orang tua asuh bahwa ada syarat-syarat tertentu yang harus dilakukan," jelasnya.
Ia juga berpesan kepada calon orang tua asuh agar memperhatikan hak-hak dari bayi malang tersebut.
"Rawatlah seperti anak sendiri jangan sampai diterlantarkan dan tak diberikan hak-haknya," tutupnya.
Baca Juga: Vanessa Angel Susui Bayi Saat Diperiksa di Kejari Jakarta Barat
Berita Terkait
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?
-
Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan
-
Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Babak Baru Kasus Mayat Wanita di Serang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Cairan Hitam
-
DPRD Tangsel Ngamuk! 11 Lapangan Padel Ilegal Nekat Beroperasi, Satpol PP Diminta Segel Secepatnya
-
Misteri Mayat Perempuan Berlumur Oli di Cipocok Jaya Serang, Wajah Tertutup Kerudung
-
Siap Mekar! Gubernur Andra Soni Terus Desak Pusat Sahkan DOB Kabupaten Cilangkahan