SuaraBanten.id - Masyarakat sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Padang Sarai, Koto Tangah Kota Padang, Sumatera Barat, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengambang, Senin (3/8/2020).
Jasad ditemukan dalam kondisi telanjang dada dengan posisi telungkup, mengenakan jam tangan di lengan kiri.
Diperkirakan jasad laki-laki tersebut berusia 50-an tahun. Warga menemukan jasad itu pertama kali sekitar pukul 07.00 WIB.
Kapolsek Koto Tangah, AKP Zamri Elfino mengatakan, saat ini mayat itu telah dievakuasi oleh tim Basarnas Kota Padang.
"Iya, ada penemuan sesosok mayat tadi pagi, sekarang sudah dievakuasi ke rumah duka," ujar Zamri saat dikonfirmasi Padangkita—jaringan Suara.com—melalui sambungan telepon, Senin (3/8/2020).
Dikatakan Zamri, pihak kepolisian sudah mengetahui identitas dari korban. Namun, pihaknya masih menyelidik kronologi dan penyebab kematian korban.
"Kita belum bisa publikasi lengkapnya, nanti akan kita informasikan," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Kota Padang, Asnedi mengatakan, pihaknya melakukan evakuasi korban setelah mendapat informasi kepolisian setempat.
Mendapat informasi itu, pihaknya langsung menerjunkan satu tim untuk mengevakuasi korban yang mengambang di perairan dekat TPI Padang Sarai.
Baca Juga: Mutilasi Tubuh Suami, Istri Rapper Ukraina Ditangkap
"Sekitar pulul 07.30 WIB tadi, saya ditelepon oleh Wakapolsek Koto Tangah bahwa ada penemuan sesosok mayat di TPI Padang Sarai. Saat ini tim sudah melakukan evakuasi," ujar Asnedi.
"Saat dievakuasi, korban hanya menggunakan celana panjang, dan jam tangah warna putih di tangah sebelah kiri," paparnya.
Berita Terkait
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang