SuaraBanten.id - Tingginya angka pengangguran di Provinsi Banten, ternyata belum menjadi prioritas Kementerian Ketenagakerjaan untuk diselesaikannya. Padahal, tercatat hingga saat ini ada 8,11 persen pengangguran pada usia produktif di provinsi paling barat Pulau Jawa ini.
Saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, saat ini pihaknya masih prioritaskan penyelesaian 1,7 juta pekerja yang terkena PHK karena terdampak Pandemi Covid-19 sesuai intruksi Presiden RI.
"Seluruh program kegiatan yang ada di Kementrian Ketenagakerjaan ini kami arahkan untuk pemberdayaan temen-temen yang di PHK. Seperti padatkarya produktif, padatkarya infrastruktur, FKM, semua kami arahkan untuk temen-temen yang di PHK," ucapnya saat melakukan kunjungan kerja ke BBPLK Serang, Senin (20/7/2020).
Meski begitu, ia mengaku, pihaknya ingin terus berkontribusi menekan angka pengangguran di Banten yang masih tinggi. Sehinga, ia meminta agar BBPLK Serang bisa berperan melalui peningkatan kompetensi melalui pelatihan-pelatihan kerja bagi masyarakat Banten.
"Karena kami punya BBPLK Serang, kami berharap BBPLK Serang ini ikut menurunkan pengangguran di Banten ini," ujarnya.
Bahkan, Ida menyebut, tingginya angka pengangguran di Provinsi Banten justru banyak dikuasai oleh masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan yang seharusnya bisa lebih mudah mendapat pekerjaan.
"Ternyata, di Banten itu yang menganggur justru mereka-mereka yang pendidikannya SMK atau mungkin Diploma dan Sarjana. Sehingga harus dibantu dengan meningkatkan kompetensi yang ada di BBPLK Serang ini," ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin menyampaikan, meski angka pengangguran di Kota Serang bukan yang tertinggi di Banten, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan BBPLK untuk membina lulusan-lulusan SMA di kota tersebut.
"Hanya sedikit, hanya empat persen. Jadi bukan penyumbang terbesar. Kalau Provinsi (Banten) itu kan delapan persen. Tapi kedepan kita akan ada kerjasama. Sehingga masyarakat Kota Serang yang baru lulus SMA/SMK itu bisa langsung ikut pelatihan di BBPLK," tukasnya.
Baca Juga: 20 Orang Diciduk Usai Demo DPR, Polisi: Rata-rata Pelajar dan Pengangguran
Kontributor : Sofyan Hadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya
-
Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan