SuaraBanten.id - Anggota Polsek Rajeg, Bripda Yunus, menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda yang diduga tengah dalam keadaan mabuk pada, Minggu (19/7/2020).
Tak hanya dikeroyok, senjata api jenis V2 Sabhara milik Bripda Yunus juga dirampas gerombolan tersebut.
Kasus pengeroyokan ini terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Akibatnya, korban menderita sejumlah luka.
Insiden ini bermula saat Bripda Yunus tengah melaksanakan observasi di Desa Tanjakan.
Dalam perjalanan, ia melihat sejumlah pemuda yang tengah berkumpul didiga dalam keadaan mabuk.
"Anggota kami tersebut coba membubarkan, tapi malah diserang," kata Kapolsek Rajeg, Iptu Ferdo, menceritakan kronologi pengeroyokan yang dialami Bripda Yunus.
Tak terima dibubarkan, salah satu pelaku memukul bagian rahang korban. Bripda Yunus pun hilang keseimbangan.
Setelahnya, pelaku merampas dan membawa kabur senpi V2 Sabhara tanpa magazin milik Bripda Yunus.
"Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian mulut, leher dan lutut luka," jelas Ferdo dikutip dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Selasa (21/7/2020).
Baca Juga: Detik-detik 2 Polisi Luka Parah Dianiaya Puluhan Orang di Medan
Kekinian, senpi V2 dengan nomor AC. F 009455 sudah ditemukan di bilik rumah warga.
Selanjutnya, pihak Polsek Rajeg tengah menyelidiki identitas pelaku pengeroyokan Bripda Yunus.
"Untuk senjata api anggota kami yang sempat dibawa sudah ditemukan di rumah milik warga, kurang lebih sekitar 20 meter dari TKP. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi