SuaraBanten.id - U alias H (45) warga Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten diringkus Satreskrim Polres Lebak pada Sabtu (27/6/2020). Ia ditangkap karena diduga kuat telah tega mencabuli anak tirinya.
Ironisnya, peristiwa itu terjadi berulang kali. Terakhir aksi bejat U yang berprofesi sebagai petani ini dipergoki langsung oleh istrinya sendiri yakni L yang tak lain juga ibu kandung dari D.
Kekinian, terkuak fakta baru dalam kasus tersebut. Hal itu diungkap Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lebak bergerak menyambangi D korban pencabulan ayah tiri.
Ketua P2TP2A Lebak, Ratu Mintarsih mengungkapkan fakta mengejutkan usai bertemu dengan D. Menurutnya, perlakuan biadab sang ayah kepada anak tirinya itu telah berlangsung sejak D duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD).
“Ini biadab, D dunia anak-anaknya sudah terenggut. Ia diperlakukan tidak sewajarnya semenjak kelas 2 SD oleh ayah sambungnya," kata Mintarsih sebagaimana dilansir Bantenhits (jaringan Suara.com), Senin (29/6/2020).
"Sekarang sudah kelas 5 naik ke kelas 6 SD," tambahnya.
Mintarsih mengaku masih terus melakukan pendampingan. Pasalnya, D saat diminta melakukan hal menjijikan tersebut tidak mendapatkan ancaman.
“Kita dampingi terus,” katanya.
Baca Juga: Balita Dicabuli Eyangnya saat Bermain, Kini Trauma dan Sering Menangis
Berita Terkait
-
Balita Dicabuli Eyangnya saat Bermain, Kini Trauma dan Sering Menangis
-
Miris! ABG Korban Pencabulan Mantan Pendeta di Mentawai Tewas Minum Racun
-
Ditinggal Cerai Istri, Gowang Tega Renggut Kegadisan Putri Sendiri
-
Biadap! Alasan Tak Lagi Dilayani Istri, Nelayan Tuban Tega Cabuli Anak Tiri
-
Predator Anak di Klapanunggal Dikenal Sebagai Pemusik oleh Warga Sekitar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu