SuaraBanten.id - Warga di Kampung Gerendeng Pulo, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Minggu (14/6/2020) digegerkan dengan penemuan sosok mayat perempuan diduga berusia remaja yang tergeletak di sebuah empang.
Sejak ditemukan, identitas dan penyebab tewasnya gadis belia itu masih misterius. Saat ditemukan, mayat ABG itu sudah membusuk dengan posisi telungkup dan wajah terbenam lumpur.
Diduga, gadis ABG ini tewas akibat dibunuh orang tak dikenal.
“Kami masih mencari identitas korban untuk mengungkap misteri ini,” kata Kanit Reskrim Polsek Karawaci Iptu Ronald Sianipar seperti dikutip Suara.com dari Bantenhits.com.
Dari hasil penyelidikan sementara, ciri-ciri mayat gadis memiliki tinggi badan 150 centimeter, kulit putih, memakai behel, anting mutiara, gelang, kerudung hitam, sepatu slipon warna pink, gesper OSIS SMP.
“Korban juga memakai sweeter rajut cokelat, kaus dalam hitam, jeans hitam. Sampai saat ini, jenazah korban masih terbaring di kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang,” kata dia.
Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian pun telah diperiksa polisi untuk kepentingan penyelidikan kasus tersebut. Dia menyarankan kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut bisa mendatangi Polsek Karawaci.
Terpisah, Imam, seorang warga sekitar mengaku tak mengenali mayat perempuan itu. Wajahnya saat ditemukan sudah hancur dan sulit dikenali.
“Kondisi wajahnya sudah tidak bisa dikenali lagi. Kalau orang sini pasti kenal. Warga langsung melapor ke Polsek Karawaci begitu menemukan mayat tersebut,” kata dia.
Baca Juga: Geger! Warga Cisaat Temukan Mayat Pria Bersimbah Darah di Pinggir Jalan
Imam menambahkan, warga kaget karena lokasi empang tersebut berada di pojok dan tidak banyak orang lewat.
“Apalagi, tak banyak orang yang mengetahui lokasi bekas empang tersebut,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Pemuda di Kos Kebon Jeruk: Terbujur Kaku dalam Sleeping Bag, Ada Temuan Kloroform
-
Hasil Visum Mayat Terbungkus di Kos Jakbar Diungkap, Polisi Masih Telusuri Penyebab Kematian
-
Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas
-
Geger Pria Tewas di Kawasan GBK, Tinggalkan Pesan Perpisahan Menyentuh di Sosial Media
-
Pria Tewas di Gardu Listrik Dekat LRT Pancoran: Tak Ada Tanda Pembunuhan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu