Tetapi, menurutnya yang terpenting, masyarakat tetap menjalankan anjuran pemerintah. Seperti jaga jarak aman dan rajin mencuci tangan. Bahkan, ia berharap lewat Qunutan tersebut masyarakat bisa terhindar dari paparan Covid-19.
"Tidak semua daerah di Banten kena zona merah, ada juga daerah yang zonanya masih hijau dan tetap masih melakukan riungan seperti ini dan mudah-mudahan ada qunutan seperti ini atau sodaqoh kupat mudah-mudahan dapat mencegah dan juga membentengi dari penyakit- penyakit khusus COVID-19. Tentunya kita tetap waspada,"ujarnya.
Siroj melanjutkan, keistimewaan Qunutan menggunakan kupat dianggap tidak cepat basi, karena ada kreativitas yang dibangun, termasuk juga rasa yang berbeda jika menggunakan bahan lain.
"Kenapa menggunakan daun kepala, agar tidak mudah basi, ada kreativitas, kalau dengan bahan lain mudah basi, jika menggunakan bahan lain rasa dan kesan ya juga berbeda. Kalau menggunakan plastik nggak ada bedanya dengan buras. Setiap pagi juga selain bulan puasa buras kan selalu ada," katanya.
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
-
Tradisi Ramadan di Palestina, Menikmati Kudapan Khas Kunafeh dan Qatayef
-
Menjaga Tradisi Mikraan di Masjid Kota Santri Saat Pandemi Corona
-
Di Pakistan, Lempar Telur Rebus Jadi Bagian dari Tradisi Ramadan
-
Roadha Mas, Tradisi Ramadan di Maladewa Sambil Membaca Puisi Kuno
-
Kental Berbagi, Ini Indahnya Tradisi Ramadan Bersama Warga Sudan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
8 Kesalahan Pengelolaan IT yang Sering Diabaikan Perusahaan
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda