SuaraBanten.id - Warga Tangerang digegerkan dengan aksi vandalisme yang menyebar pesan provokatif di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Beberapa dinding di Kecamatan Tangerang Kota dicoret dengan tulisan 'Sudah Krisis Saatnya Membakar'.
Pada beberapa foto yang diterima Suara.com, terdapat enam titik tulisan bernada provokatif di jalan Kiasnawi, Pasar Anyar, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang Kota, Tangerang.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengatakan polisi sudah menangkap 3 pelaku vandalisme tersebut, mereka bernama Rizky, Aflah, dan Rio.
“Sudah kita tangkap,” kata Edy saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2020).
Edy menjelaskan pelaku ditangkap di sebuah cafe di Tangerang saat tengah merencanakan aksi, mereka sudah mencetak 3 pola tulisan; “sudah krisis saatnya membakar”, “mati konyol, apa mati melawan” dan “kill the rich” di kertas dan membeli cat semprot.
Mereka melakukan aksi vandalisme di dinding kanan ruko Ria Busana, dinding kiri Toko Seiko Selular, belakang Ruko Telaga Jaya, tiang listrik di depan Toko Selular, dinding Toko Sinar Terang, dinding Toko Batik Solo.
Penyidik kepolisian masih mendalami motif ketiga pelaku menyebarkan aksi vandalisme tersebut.
Polisi baru mengamankan beberapa barang bukti seperti foto dinding TKP, cat Semprot merk Diton, 1 unit motor pelaku, dan rekaman CCTV.
Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat Pasal 160 KUHP UU RI nomor 1 Tahun 1946 tentang tindak pidana berita bohong yang menghasut untuk melakukan tindak pidana.
Baca Juga: Dikubur Cuma Setengah Badan, Aksi Sadis Teman Sebaya Bunuh Bocah SMP
Berita Terkait
-
3 Anak di Sawah Besar Diisolasi karena Corona, Akses Jalan Dilockdown Warga
-
Satu Peserta Ijtima Gowa Asal Karanganyar Meninggal di RS Moewardi
-
Pulang dari Indonesia, Warga Timor Leste Positif Terjangkit Corona
-
Kondisi PM Inggris Boris Johnson Membaik, Tak Lagi Pakai Ventilator
-
Lulusan Harvard Cemas Mudik Bisa Sebarkan Corona, Disambut Komentar Kocak
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi