SuaraBanten.id - Warga banten positif virus corona bertambah menjadi 8 orang. Sehari sebelumnya terdata hanya 5 orang warga Banten positif corona.
Hal itu berdasarkan data yang diunggah dalam situs resmi wabah corona dari Pemerintah Provinsi Banten, https://infocorona.bantenprov.go.id/.
Dari data terakhir yang tertera 18 Maret 2020 pukul 05.27 WIB, pasien virus corona di Banten sebanyak 8 orang.
Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Banten hingga tanggal 17 Maret 2020 sebanyak 4 orang berasal dari Kabupaten Tangerang; 1 orang dari Kota Tangerang; dan 2 orang pasien berasal dari Kota Tangerang Selatan. Sementara itu 1 pasien positif Covid-19 meninggal dunia.
Sementara itu, Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Provinsi Banten sebanyak 135 orang.
Sementara itu 1 orang di Kabupaten Serang dinyatakan sembuh, 1 orang di Kabupaten Pandeglang sembuh, 19 orang di Kabupaten Tangerang sembuh dan 20 orang masih dipantau.
Ada lagi di Kota Tangerang 9 orang sembuh dan 30 orang masih dipantau. Di Kota Tangsel 12 orang sembuh dan 31 orang masih dipantau. Di Kota Serang 1 orang masih dipantau. Di Kota Cilegon 9 orang sembuh dan 2 orang masih dipantau.
Sementara itu data Pasien Dalam Pengawasan virus Covid-19 di Banten sendiri mencapai 20 orang.
Situs tersebut untuk mencegah kesimpangsiuran informasi Kesiapsiagaan Virus Corona (Covid-19) khususnya di Provinsi Banten.
Baca Juga: Dinkes Banten Pastikan Pasien Corona yang Meninggal Warga Pondok Aren
Pada situs ini, pengunjung bisa mendapatkan informasi dan data terkait perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Provinsi Banten mulai dari data Orang Dalam Pemantauan (ODP), data Pasien Dalam Pengawasan (PDP), data Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Provinsi Banten, dan data Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Provinsi Banten.
Pada menu dashboard pengunjung juga bisa mendapatkan berita dan video kesiapsiagaan Pemprov Banten terhadap Virus Corona (Covid-19), serta nomor kontak Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banfen yang bisa dihubungi oleh masyarakat.
Berita Terkait
-
Bertambah, Satu Lagi Pasien Positif Corona di Jogja
-
Gegara Wabah Virus Corona, Pariwisata Gunungkidul Anjlok Dalam 3 Pekan
-
Ramai Social Distancing Gegara Corona, Bagaimana Nasib Mudik Gratis?
-
Nekat Liburan ke Eropa, Bupati Cianjur Suruh 5 Pejabat Cepat Pulang
-
Cegah COVID-19, Skuat Arema FC Bakal Jalani Tes Kesehatan Secara Proper
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial