SuaraBanten.id - Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan mendapatkan informasi perkembangan terkini Virus Corona di Provinsi Banten dari sumber resmi dan dipercaya. Sampai, Jumat (13/3/2020) ada 4 orang yang meninggal dunia karena virus corona.
Wahidin Halim yakin warganya tidak panik.
“Saya percaya masyarakat Banten merupakan masyarakat yang agamis dan taat beribadah tidak akan mudah panik, tidak terjadi panic buying,” ujar Wahidin Halim Jumat (13/3/2020).
“Apa yang saya sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang Kesehatan dan saya memahami protokoler serta menghormati peran Juru Bicara convid-2019,” tambah Wahidin Halim.
Dijelaskan, amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 155, Pemerintah Daerah aktif mengumumkan ke masyarakat daerah-daerah mana saja yang menjadi sumber penularan penyakit.
“Langkah saya merupakan amanah undang-undang sekaligus untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial,” jelas mantan Walikota Tangerang tersebut.
Gubernur juga mengimbau masyarakat agar menghindari tempat-tempat pertemuan dan keramaian umum, dan diusahakan sedapat mungkin tidak melakukan perjalanan ke tujuan negara-negara yang terkena wabah Virus Corona.
“Saya berharap agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada, serta selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, konsumsi gizi seimbang, istirahat yang cukup dan selalu berolahraga,” tegas Wahidin Halim.
Baca Juga: Menperin Pastikan Industri Tak Kekurangan Bahan Baku Impor Imbas Corona
Berita Terkait
-
Menperin Pastikan Industri Tak Kekurangan Bahan Baku Impor Imbas Corona
-
Anies Akui Virus Corona Sudah Menyebar ke Semua Kecamatan di Jakarta
-
Sosok Pembisik Gubernur Banten, Umumkan 4 Warganya Positif Virus Corona
-
Pintu Masuk Kantor Bupati Tangerang Dibatasi karena Wabah Virus Corona
-
Dua Warga Jateng yang Positif Corona Punya Riwayat Hadiri Seminar di Bogor
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia