SuaraBanten.id - Identitas oknum pejabat Tangerang yang memarahi relawan banjir berhasil dibongkar oleh warganet. Dari rekam digital yang diungkap, oknum pejabat tersebut adalah Camat Ciledug Syarifudin.
Kejadian berawal saat Syarifudin memarahi salah seorang relawan banjir berinisal R yang membantu mengevakuasi warga di Perumahan Wisma Tajur, Ciledug, Kota Tangerang pada Kamis (2/1/2020). Syarifudin memarahi R sambil berteriak lantaran tidak terima R mengevakuasi warganya tanpa memiliki kewenangan apapun.
Video aksi Syarifudin itu pun tersebar di media sosial hingga menyulut emosi warganet. Banyak warganet yang langsung menelusuri identitas Syarifudin tersebut.
Salah satunya adalah akun Twitter @abellafakhira yang berhasil membongkar identitas oknum pejabat itu. Ia juga mengunggah foto Syarifudin.
"Ini bukan? Pak Camat Ciledug guys," kata wargaet @abellafakhira seperti dikutip Suara.com, Sabtu (4/1/2020).
Selain itu, adapula warganet @andikarynd yang juga membantu membongkar identitas oknum pejabat itu. Ia mengunggah foto Syarifudin mengenakan topi, tampak tertulis nama Syarifudin dan jabatannya sebagai Camat Ciledug.
"Di topinya ada nama dan jabatannya," ungkapnya.
Bahkan, kekinian warganet langsung membanjiri kolom komentar di akun Instagram Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin hingga akun resmi Humas Kota Tangerang @Humas_Kota_Tangerang. Mereka mengecam aksi Syarifudin yang dinilai tak beretika.
"Yang baju biru pecat aja pak," kata @afarasoraya.
Baca Juga: Tengok Korban Banjir Lebak, Menko PMK Soroti Kelayakan Tempat Pengungsian
"Carmuk dasar!" ujar @myriswanto.
"Pejabat marah-marah ke rakyat sudah nggak zamannya pak baju biru. Tak cocok jadi pejabat," ucap @catatanamonika.
"Baju biru tenggelamkan aja pak jadi OB desa," tutur @tohidineffendi.
Hingga berita ini disusun, Suara.com masih melakukan konfirmasi kepada pihak Pemerintah Kota Tangerang mengenai aksi camat tersebut.
Berita Terkait
-
Relawan Banjir Dimarahi Oknum Pejabat Tangerang, Warganet Murka
-
Kemendagri Minta Tentukan Status Bencana, Anies: Konsekuensi Tak Sederhana
-
Ahok Doakan Korban Banjir 2020: Semoga Bencana Ini Cepat Berlalu
-
Viral Video Evakuasi Anjing Terjebak Banjir, Warga dan Damkar Dipuji
-
Viral Video Evakuasi Bayi saat Banjir, Tim SAR Didoakan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur
-
Jangan Sekadar Formalitas! Wali Kota Cilegon Tegaskan Musrenbang Harus Berdampak