SuaraBanten.id - Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak memporakporandakan beberapa bangunan rumah di kawasan tersebut.
Sebelum terjadi banjir bandang tersebut, seorang Warga Desa/Kecamatan Cipanas Sunjaya, mengaku sempat mendengar suara gemuruh yang kencang sebelum banjir bandang menerjang kawasan pemukimannya.
"Jadi pas saya abis ngambil ikan, ngeliat air udah tinggi. Ada suara gemuruh kencang. Beruntung ada delapan (anggota) keluarga saya selamat semua," katanya saat ditemui di sisa reruntuhan rumahnya pada Rabu (01/01/2020).
Sunjaya menceritakan, banjir bandang tersebut terjadi dua kali. Air pertama menerjang pemukimannya sekitar pukul 07.00 WIB sedangkan yang kedua terjadi pada pukul 10.00 WIB.
"Yang pertama enggak terlalu besar, yang kedua itu yang besar," katanya.
Diakui Sunjaya, tak ada barang-barang yang bisa diselamatkannya. Lantaran usai mengambil ikan, dia bergegas memberitahu keluarga dan tetangganya untuk menyelamatkan diri. Alhasil, saat mencari selamat, dia tak mengenakan baju.
"Enggak ada yang bisa diselamatkan. Ini juga baju dapet dari tetangga," terangnya.
Senada dengan Sunjaya, Yayan mengatakan, setidaknya ada sembilan rumah hanyut terbawa derasnya banjir bandang dari Sungai Ciberang.
"Kalau di sini tujuh rumah, di seberang sungai sana dua rumah. Warga pada kaget pas air datang," kata Yayan saat ditemui di Desa/Kecamatan Cipanas pada Rabu(01/01/2019).
Baca Juga: BPBD: Ada 41 Titik Bencana Kepung Bogor, Mayoritas Banjir
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
-
BPBD: Ada 41 Titik Bencana Kepung Bogor, Mayoritas Banjir
-
9 Orang Tewas dalam Kepungan Banjir Jakarta dan Sekitar, Ini Daftarnya
-
Perahu Karet Diterjunkan, Ini Proses Evakuasi Warga di Cipinang Melayu
-
Usai Keliling Bareng Anies, Menteri Basuki Sampaikan Permintaan Maaf
-
Malam Untuk Pesta Tahun Baru, Paginya Rumah Warganet Ini Terendam Banjir
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat