SuaraBanten.id - Seorang bocah laki-laki berinisial D (4) meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur. Nyawa warga Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, Banten, itu itu tidak tertolong meski sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana, mengatakan bocah berinisial D itu tercebur pada pukul 11.50 WIB saat ingin ke kamar mandi.
Namun kemudian korban tergelincir dan tidak sengaja menginjak kayu yang terpasang guna menutup sumur yang sudah tidak digunakan.
“Pada saat itu lah korban tejatuh ke sumur dengan kedalaman sekitar 30 meter,” ujaR Nana seperti diberitakan BantenNews.com - jaringan Suara.com, Minggu (22/12/2019).
Nana menuturkan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 13.10 WIB. Kemudian petugas BPBD Kabupaten Serang berkoordinasi dengan pelapor terkait kejadian tersebut.
Kemudian pada pukul 13.25 WIB Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Serang memberangkatkan Tim Rescue guna melakukan Evakuasi Korban. Pukul 13.30 WIB petugas Bidang Damkar BPBD Kabupaten Serang tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan evakuasi korban.
“Pada pukul 15.43 WIB korban sudah dapat di evakuasi. Kondisi terakhir korban dinyatakan meninggal dunia. Saat ini korban dibawa ke rumah duka dan langsung di kebumikan,” terangnya.
Berita Terkait
-
Bocah 6 Tahun di Kudus Tewas Kesetrum Saat Menyentuh Tiang Lampu Jalan
-
Warga Ungkap Detik-detik Bocah di Penjaringan Tewas Kesetrum Listrik
-
Setelah Bocah Tewas Kesetrum di Penjaringan, PLN Cek Gardu Listrik di TKP
-
Bocah Laki-laki Tewas Kesetrum di Penjaringan, PLN Siap Bertanggung Jawab
-
Pengelola Rusun Klaim Sudah Larang Warga Mendekat di Lokasi Bocah Tewas
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu