SuaraBanten.id - Ardiansyah yang tega menghabisi anaknya Aa dan kemudian mengakhiri hidupnya di rumah kontrakan Jalan AMD Manunggal X RT 02/RW 02 Kelurahan Kedaung Wetan Kecamatan Neglasari Kota Tangerang dikenal sosok yang tertutup oleh tetangganya.
Seorang tetangga korban Halim (35) mengatakan, keluarga tersebut baru setahun menetap di rumah kontrakan tersebut. Namun, tidak banyak yang dekat dengan Ardiansyah dan Novi.
"Kalau mereka (Ardiansyah dan Novi) baru satu tahun tinggal di sini. Orangnya itu tertutup sekali sama orang di sekitar," katanya saat ditemui pada Senin (16/12/2019).
Dia mengatakan, keduanya dikenal sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Hal tersebut yang membuat pasutri itu tidak terlihat berbaur dengan tetangga.
"Ya, dia kalau disapa ya jawab. Kalau enggak disapa ya sudah enggak nyapa. Tapi kalau kerja istrinya bank keliling gitu, kalau suaminya baru aja kerja jadi security di pabrik," jelasnya.
Meski demikian, Halim mengaku tidak mendengar pertengkaran antara pasutri itu sejak beberapa hari belakangan.
"Engga ada (suara ribut), cuma memang istrinya lagi enggak ada dirumah, katanya pulang kerumah orangtuanya," katanya.
Sementara itu, Mamat yang merupakan kakek dari korban Aa mengatakan sebelumnya Novi menitipkan anaknya tersebut padanya. Hal itu lantaran sang ibunda tengah pergi ke puncak untuk satu urusan.
"Dia (Novi) sedang booking villa buat tahun baruan. Nah si Aa nangis terus nanyain emaknya," kata dia.
Baca Juga: Habis Bunuh Anaknya di Atas Kasur, Ardi Gorok Lehernya Sendiri Pakai Pisau
Dia menambahkan lantaran tak kunjung berhenti, Novi menghubungi Ardiansyah untuk menjemput sang anak di kediaman orangtuanya.
"Dijemputlah jam 22.00 malam tadi. Pas saya ke rumah dan niat jemput cucu saya malah sudah melihat mereka berdua penuh darah," ujarnya.
Sebelumnya, warga di wilayah tersebut digegerkan penemuan Ardiansyah dan Aa yang sudah berlumuran darah di kamar kontrakannya. Warga sekitar tak menduga aksi nekat dari sang ayah yang tega menghabisi nyawa buah hatinya ini dengan sebilah pisau.
Kontributor : Muhammad Iqbal
Berita Terkait
-
Mengenal Penyintas Kehilangan Bunuh Diri dan Treatment yang Dibutuhkan
-
Habis Bunuh Anaknya di Atas Kasur, Ardi Gorok Lehernya Sendiri Pakai Pisau
-
Depresi Hadapi Persoalan Keluarga, WAK Akhiri Hidup di Tiang Rumahnya
-
Depresi, Bapak Satu Anak Ini Potong Tangannya Sendiri hingga Putus
-
Pegawai Karaoke Bakar Diri, Polisi: Dia Banyak Utang, Dicari-cari Orang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu