SuaraBanten.id - Aksi protes jalan rusak terhadap pemerintah daerah kerap kali dilakukan di beberapa daerah yang infrastruktur jalannya tak kunjung dibenahi. Aksi tersebut pun bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Namun cara yang dilakukan Warga di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu Kabupaten Pandeglang cukup unik, lantaran warga melakukan aksinya dengan memasukkan dirinya ke dalam tong yang kemudian digelindingkan di jalan yang rusak.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes masyarakat terhadap Pemkab Pandeglang yang dianggap tidak memperhatikan pembangunan jalan di Desa Rancapinang. Padahal, jalan itu menjadi satu-satunya akses yang dilalui warga.
“Aksi ini adalah salah satu bentuk protes terhadap pemerintah yang selalu mengabaikan dan tidak memperhatikan insfratruktur di Desa Rancapinang,” kata salah seorang warga Ahmad Kurtubi kepada Bantenhits-jaringan Suara.com pada Kamis (12/12/2019).
Baca Juga: Jalan Rusak Parah, Warga Padang Pariaman Harus Ditandu Pakai Sarung ke RS
Kekinian, jalan tersebut dibangun masyarakat dengan cara swadaya yang berasal dari iuran. Hal itu dilakukan, lantaran musim hujan telah tiba sehingga membuat jalan terlihat seperti kubangan.
“Jadi setiap datang musim hujan kami selalu gotong royong melakukan perbaikan jalan, karena selama ini tidak ada perhatian dari Pemerintah,” ujarnya.
Senada dengan Ahmad, Peri berharap pemerintah memprioritaskan kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur jalan.
“Jangan sampai kami menganggap pemerintah absen dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Massa setiap datang hujan kami harus gotong royong memperbaiki jalan,” ujarnya.
Baca Juga: Akibat Jalan Rusak, Ibu Hamil Kehilangan Bayinya Saat Ditandu ke Puskesmas
Berita Terkait
-
Jalan Rusak Parah, Warga Padang Pariaman Harus Ditandu Pakai Sarung ke RS
-
Usai Disorot Emil dan Disebut Wisata Debu, Jalan Merdeka-Babelan Diperbaiki
-
Kesal Berlumpur dan Licin, Warga Nekat Tanam Pohon Kelapa di Jalan
-
Nekat, Puluhan Emak-emak Blokir Jalan dan Adang Rombongan Wakil Bupati
-
Protes ke Pemerintah, Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Terpopuler
- Eks Pimpinan KPK: Ustaz Khalid Basalamah Bukan Saksi Ahli, Tapi Terlibat Fakta Kuota Haji
- Jahatnya Sepak Bola Indonesia, Dua Pemain Bidikan Persija Ditikung di Menit Akhir
- 5 Rekomendasi HP Infinix RAM 8 GB Mulai Rp1 Jutaan: Layar AMOLED, Resolusi Kamera Tinggi
- 45 Kode Redeem FF Terbaru 30 Juni: Ada Emote Keren dan Bundle Menarik
- Siapa Lionel de Troy? Calon Bintang Timnas Indonesia U-17, Junior Emil Audero
Pilihan
-
5 Sepatu Lokal Mulai Rp50 Ribuan yang Wajib Dikoleksi, Modis buat Tunjang Aktivitas
-
5 Sepatu Lari Lokal Mulai Rp100 Ribuan, Tampil Stylish Bikin Olahraga Jadi Trendi
-
Demo Zero ODOL, Menko Airlangga: Semua Aspirasi Kita Tampung!
-
Gara-gara Keributan Antar Kampung, Sekolah di Mataram Ini Hanya Dapat 2 Siswa
-
PMI Manufaktur RI Anjlok, Menko Airlangga: Industriawan Lagi Pesimistis!
Terkini
-
Aksi Massa di Serang: Tolak Penggusuran, Warga Bakar Kaos Kampanye Budi Rustandi-Nur Agus Aulia
-
Pembelaan Tiga Terdakwa Kasus Pembakaran Kandang Ayam Ditolak Hakim
-
Link DANA Kaget 1 Juli 2025: 7 Cara Cuan Instan, Siapa Cepat Dia Dapat!
-
Budi Prajogo Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Banten, Buntut Memo Titip Siswa di SPMB 2025
-
Ancam Hentikan Proyek CAA, Kordinator Pengusaha Cilegon Jadi Tersangka