SuaraBanten.id - Jagad media sosial (medsos) diramaikan dengan vitalnya video yang di anggap bullying terhadap siswa Sekolah Dasar Negeri (SD) Pangkalan 2, Kampung Bedug, Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Menurut orang tua yang anaknya dibully, mengaku hal tersebut hanyalah ejekan biasa antar anak-anak yang sedang bermain dengan teman-temannya.
"Ya becandaan biasa anak-anak gitu. Biasalah anak-anak kalau main," kata Mimin, ibu dari kedua anak yang di duga menjadi korban bully saat ditemui dikediamannya yang tak jauh dari SDN 02 Pangkalan 2, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (10/12/2019).
Dua anaknya yang menjadi korban bernama Nia (7) dan Sugiman (8). Keduanya masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar. Setiap hari untuk sampai di sekolah, Nia dan Sugiman hanya berjalan kaki, lantaran memang tak jauh.
Dalam video yang beredar di jaga media sosial (medsos), Nia, Sugiman dan Mimin tampak menangis.
Hal itu diceritakan Mimin lantaran baju sekolah anaknya di injak-injak ke tanah.
"Ya saya nangis, buku sekolah anak saya dibuang, dilempar. Terus sama baju sekolah anak saya diinjak-injak. Siapa yang nggak nangis kan. Kasihan ke anak saya," terangnya.
Mimin menceritakan bahwa Nia dam Sugiman telah berbaikan dengan siswa yang mengejeknya. Bahkan kedua putra dan putrinya itu telah kebali bersekolah untuk mengenyam bangku pendidikan.
"Sudah, sudah baikan. Tadi pagi juga udah sekolah lagi," ujarnya.
Baca Juga: Gisella Anastasia Pernah Selamatkan Korban Bully yang Ingin Bunuh Diri
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal