SuaraBanten.id - Bupati Pandeglang Irna Narulita mengklaim akan ketat menerima pendatang baru untuk tinggal di daerahnya. Pemkab akan selektif pada pendatang atau yang menetap.
Hal ini bertujuan meminimalkan adanya pendatang yang bisa saja akan memberikan teror pasca-penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. Sang penusuk adalah Syahrial Alamsyah alias Abu Rara yang tinggal di Pandeglang.
“Penting untuk lebih ketat dan selektif dalam menerima pendatang atau tamu yang akan menetap di Pandeglang,” kata Irna Narulita, Minggu (13/10/2019) kemarin.
Pendatang sendiri diharapkan terbuka terkait tujuan dan profesinya sebagai apa. Pemkab melalui dinas terkait, kecamatan, serta pelibatan RW dan RT, juga akan memberikan edukasi kebangsaan, baik dengan pelibatan TNI maupun Polri. Termasuk pada para pendatang yang tinggal.
“Sehingga meminimalisir teror-teror yang dilakukan para pelaku yang terpapar radikal yang akan mengganggu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan mengganggu stabilitas Pandeglang,” ujarnya.
Ia mengatakan penusukan oleh Abu Rara, yang terpapar oleh jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), jadi yang pertama dan terakhir. Pemkab bersama warga Pandeglang sendiri mengutuk keras kejadian itu.
“Kami mengutuk dan memohon permohonan maaf serta doa kami mengiringi kesembuhan Menko Polhukam (Wiranto),” tegasnya.
Selain itu, Irna mengatakan salah satu korban penusukan, yaitu Fuad, yang sempat dirawat di RS Berkah, Pandeglang, sudah makin pulih. Saat ini ia sudah kembali ke keluarganya di Menes.
Baca Juga: Disebut Kecolongan Wiranto Ditusuk, Ini Kata Ketua PB MA
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Jalan Perbatasan Lebak-Bogor Rusak Parah, Menko AHY: Saya Cek Langsung dan Dorong Perbaikan
-
Sopir Truk Wajib Tahu! Ini Aturan Pembatasan Operasional di Merak dan Ciwandan