SuaraBanten.id - Sebuah mobil jenis Toyota Cayla berpelat nomor B 2745 BZA terpental beberapa meter ke rumah warga setelah dihantam kereta api di perlintasan Cilegon-Merak, tepatnya di Lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa (17/9/2019).
Mobil tersebut rusak berat setelah terseret kereta api sejauh lima meter. Beruntung, lima penumpang di dalamnya masih selamat meski mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Seperti dikutip Bantenhits.com--jaringan Suara.com, mobil nahas itu dikemudikan Ikbal Rosadi, warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Saat itu mobil tengah melintas menuju jalur protokol Cilegon-Anyer.
Namun, sesampainya di perlintasan kereta api mobil yang dikendarai Ikbal langsung tertabrak kereta api dari arah Jakarta menuju Merak hingga terpental sejauh lima meter dan menghantam rumah warga.
“Posisi mau keluar dari rumah saudara di perlintasan kereta api tidak ada yang jaga dan palang pintu juga tidak ada selain itu juga tidak ada rambu peringatan. Pas melintas kereta juga tidak membunyikan klakson,” kata Ikbal Rosadi di lokasi kecelakaan.
Ikbal mengungkapkan, penumpang yang berjumlah lima orang termasuk dirinya beruntung dapat terselamatkan. Namun kondisi kendaraannya mengalami rusak berat terutama di bagian depan.
"Penumpang semua selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka," katanya.
Sementara, Imah, salah seorang warga setempat mengatakan, perlintasan kereta api yang berada di lingkungan warga memang tergolong membahayakan pengendara yang melintas. Pasalnya, diperlintasan tersebut tidak disediakan paang pintu kereta api maupun petugas jaga.
"Sering kecelakaan. Pernah sebelumnya juga kecelakaan. Ini karena tidak ada palang pintunya seharusnya pengendara dapat lebih berhati-hati saat melintas kaca dibuka," katanya.
Baca Juga: Geger, Pria Lansia Tunawisma Tewas di Tengah Rel Kereta Api
Setelah mendapatkan laporan insiden tersebut, aparat Satlantas Polres Cilegon dan Polsek Ciwandan langsung mengevakuasi kendaraan dari lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Geger, Pria Lansia Tunawisma Tewas di Tengah Rel Kereta Api
-
Bus Rosalia Indah Kecelakaan di Lampung, 8 Orang Tewas dan 24 Luka
-
Tabrakan Maut Way Kanan, Bus Mengebut Hilang Kendali Dihantam Truk Tangki
-
Kereta Api Melintas di Resepsi Pernikahan, Tamu ke Masinis: Makan Dulu Om
-
Ini Alasan Penjaga Lintasan KA Tidak Menolong Kendaraan yang Mogok di Rel
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat