SuaraBanten.id - Polisi meringkus dua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Asih yang mayatnya ditemukan membusuk di area semak-semak di Desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu, (24/8/2019).
Kapolres Lebak, AKBP Dani Arianto mengatakan, kedua pelaku saat berada di kawasan Cilacap, Jawa Tengah.
"Kami kejar ke Cilacap, taunya Polda Metro Jaya juga bergerak dan menangkap dua pelaku ini,” kata Dani seperti dikutip dari Bantenhits.com--jaringan Suara.com, Minggu (1/9/2019).
Dani menjelaskan, kedua pelaku itu berinisial W, warga Purworejo dan F warga Depok. Keduanya tinggal di Jakarta di sekitaran Ciliwung.
"Kami tidak bisa sebut keduanya ini pasangan suami istri, karena tidak bukti-bukti yang menunjukkan mereka menikah. Tapi berdasarkan keterangan warga sih katanya kumpul kebo" katanya.
Dani mengaku berhasil menangkap keduanya yang diduga kuat sebagai terduga pelaku setelah korban terlebih dahulu mengirimkan foto kepada salah satu grup whatsApp.
“Jadi korban sempat foto bersama W dan F. W (laki-laki) posisinya di belakang, F (wanita) nyopir dan korban di samping F. Dari situ kami kejar terduga pelaku," katanya.
Hasil autopsi, Dani menerangkan Asih tewas karena luka cekikan yang diduga kuat dilakukan oleh kedua pelaku ini. Untuk TKP, sambung Dani dilakukan di wilayah Bogor, Jawa Barat.
“Motif nya kita belum tahu masih didalami, jadi di wilayah Maja ini pelaku hanya membuang korban saja, kalau percobaan pembunuhannya dilakukan di wilayah Bogor,” ucapnya.
Baca Juga: Bikin Horor, Warga Minta Bangkai Mobil Tempat Pembakaran Mayat Dievakuasi
Berita tewasnya Asih sempat membuat warga sekitar heboh. Mayat korban kali pertama ditemukan seorang warga yang sedang mengembala hewan ternaknya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, pukul 08.00 WIB Asih berpamitan untuk tidak bekerja pada 19 Agustus 2019. Ia mengaku akan jalan-jalan bersama dengan rekannya ke wilayah Bogor.
Asih sempat berkomunikasi dengan Awalia, keponakannya korban melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 19.00 WIB kemudian menghilang hingga akhirnya ditemukan membusuk.
Berita Terkait
-
Mayat Telanjang di Saung, Perhiasan Gadis Badui Diduga Ikut Digasak Pelaku
-
Tewas Telanjang di Gubuk, Gadis Badui Diduga Diperkosa Dulu lalu Dibunuh
-
Buru Pembunuh Wanita Badui, Polda Banten Bentuk Tim Besar
-
Perempuan Muda Suku Baduy Luar Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun
-
Pura-pura Kencing lalu Gorok Leher Hasbullah, Andi Terancam Hukuman Mati
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Tragedi Jalan Berlubang di Pandeglang, Kasus Tukang Ojek yang Penumpangnya Tewas Dihentikan