SuaraBanten.id - Masyarakat pesisir utara Banten digegerkan dengan banyaknya gumpalan minyak mentah yang berada di perairan daerah tersebut.
Salah satu wilayah yang merasakan adanya gumpalan minyak mentah berada di kawasan Pantai Lontar Kampung Brambang Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, Banten.
Gumpalan minyak yang menyerupai kotoran kambing tersebut awalnya ditemukan pengelola ekowisata hutan mangrove, Ropin (35) pada Sabtu (20/7/2019) lalu.
"Pertama kali saya menemukan gumpalan minyak di area wisata jembatan pelangi, ngampar (mengambang) di air pantai, kaya kotoran kambing, pas saya pegang itu mirip minyak mentah. Bocoran minyak di laut utara pantai Jawa ini berdampak kesini juga," kata Ropin (35) saat ditemui di lokasi penemuan minyak mentah di Pantai Lontar pada Rabu (31/07/2019).
Ropin mengemukakan saat itu melihat warna air laut di Pantai Lontar berwarna cokelat kemerahan. Awalnya, dia tidak mengira bulatan hitam seperti kotoran kambing merupakan minyak mentah. Kemudian Ropin memegang bulatan tersebut dan ditangannya berminyak.
"Airnya agak merah dan bulatan (mirip) kotoran kambing banyak disini. Petani tambak tidak memasukkan air laut ke tambak. Karena sedang pemijahan dan air lautnya tercemar," katanya.
Akibat tercemarnya air laut oleh tumpahan minyak yang diduga berasal dari kilang minyak Pertamina membuat petani rumput laut merugi. Lantaran, rumput laut mati terkena minyak mentah tersebut.
Seperti yang disampaikan seorang petani rumput laut Makrubi (47). Dia mengaku sebelum ada tumpahan minyak bisa memanen hingga 70 kilogram. Namun setelah tercemar tumpahan minyak, hanya bisa memanen 40 kilogram hingga 50 kilogram saja.
"Kena dampaknya pada ngelupas kulit rumput lautnya. sudah tiga hari kena minyak. Kurang tahu ya (asal minyak dari mana), katanya dari Karawang. Ada lima petak (sekitar) lima hektar. Kelompokkan yang matinya, kelewatan (minyak mentaha) saja, karena panas rumput laut nya," kata Makrubi.
Baca Juga: BMKG Siap Bantu Pertamina Petakan Tumpahan Limbah Minyak di Karawang
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan