SuaraBanten.id - Komisioner Bawaslu Banten Badrul Munir menyampaikan, kemungkinan ada 10 tempat pemungutan suara (TPS) di Provinsi Banten yang akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Menurutnya, saat ini, pihaknya masih melakuka pendataan di TPS-TPS tersebut.
"Ini kan data terus berubah, sementara sih 10 sampai 12 TPS. Kemungkinan masih akan terus bertambah, karena masih ada yang di kaji," kata Badrul melalui sambungan telepon, Sabtu (20/04/2019).
Pada Minggu (21/4/2019) besok, setidaknya ada empat TPS yang menggelar PSU, yakni TPS 5 Kelurahan Cipocok Jaya dan TPS 24 di Kelurahan Ciloang, Kecanatan Cipocok, Kota Serang, Banten.
Kemudian PSU ketiga akan dilakukan di Kampung Kepuh, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten.
PSU ke empat berada di TPS 8, Desa Kemuning, Kecanatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.
Persoalan PSU beragam, seperti di TPS 5, Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang, karena ada tiga pemilih di luar DPT yang menggunakan hak pilihnya tanpa memiliki form A5.
Lalu di TPS 24, Kelurahan Ciloang, Kota Serang, KPPS mencoblos sisa surat suara untuk tiga pemilih atau 15 lembar surat suara semua tingkatan.
Sedangkan PSU di TPS 1, Kampung Kepuh, Desa Bunar, Kecanatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, karena ada pemilih dari luar daerah yang menggunakan hak pilihnya tanpa form A5.
Terakhir, PSU di TPS 8 Desa Kemuning, Kecanatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, karena kotak suara dibuka sebelum proses Pemungutan suara tanpa diketahui PTPS dan saksi.
Baca Juga: Ini Sosok yang Bakal Dampingi Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U-19
"(Pelaksanaan PSU) maksimal 10 hari setelah pemungutan suara. Yang sudah kami (dapat) konfirmasi resmi dari KPU itu dua (daerah akan PSU)," jelasnya.
PSU di dua daerah itu tidak akan menambah jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), di masing-masing TPS.
"PSU hanya terkait orang-orang kemarin saja, enggak ada perbaikan DPT. Besok yang Ada di dalam DPT saja," ujarnya.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya